Sebagian Dinding SDN 07 Sijang Roboh, Komisi IV DPRD Sambas Desak Penanganan Darurat

oleh -46 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas–Cektaindonesia.com

Kondisi bangunan SD Negeri 07 Sijang, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, semakin memprihatinkan setelah sebagian dinding sekolah roboh.

banner 336x280

Kerusakan yang terjadi menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan siswa dan tenaga pendidik, sekaligus berpotensi mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah yang memiliki jumlah siswa sekitar 400 orang tersebut.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan Galing, Mardani, membenarkan kondisi kerusakan yang terjadi di SDN 07 Sijang. Ia mengaku telah melakukan kunjungan ke sekolah tersebut beberapa bulan lalu dan melihat langsung kondisi bangunan yang sudah mengalami kerusakan berat.

“Iya betul, beberapa bulan yang lalu saya ada kunjungan ke SDN tersebut, SDN 07 Sijang Kecamatan Galing Kabupaten Sambas. Memang kondisinya sudah parah dan memprihatinkan. Jumlah siswanya juga termasuk yang terbanyak, kurang lebih sekitar 400 siswa,” ujar Mardani.

Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang diterima, SDN 07 Sijang masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026 bersama SDN 03 Parit Baru di Desa Tempapan Kuala.

“SDN 07 merupakan sekolah dengan tingkat kerusakan yang cukup parah dan menjadi prioritas utama atau peringkat pertama dalam usulan pembangunan,” katanya.

Mardani menjelaskan, saat ini  ruang kelas yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sangat tidak mencukupi. Dengan kondisi ruang kelas lain tersebut juga mengalami kerusakan yang cukup parah sehingga perlu mendapatkan perhatian segera.

“Saat ini memang masih ada  lokal yang digunakan untuk proses belajar mengajar. Namun tingkat kerusakannya juga cukup parah. Karena itu perlu segera ada langkah penanganan agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan aman dan tidak mengancam keselamatan siswa maupun guru,” tegasnya.

Ia menambahkan, akibat keterbatasan ruang belajar yang masih bisa digunakan, pihak sekolah terpaksa mengatur proses belajar mengajar secara bergantian pada pagi dan sore hari.

“Dengan kondisi gedung sekolah yang sekarang ini, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pagi dan sore hari. Tentunya kondisi ini tidak ideal dan perlu segera mendapatkan solusi,” tambahnya.

Meski pembangunan permanen direncanakan pada tahun 2026, Mardani meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas segera mengambil langkah darurat untuk menjamin kelangsungan pendidikan para siswa.

“Untuk jangka pendek, Dinas Pendidikan bisa mengambil kebijakan untuk memperbaiki sekolah tersebut agar kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Jika kondisi bangunan tidak memungkinkan untuk digunakan, maka perlu dicarikan tempat sementara untuk kegiatan belajar,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas menyatakan keprihatinan atas robohnya sebagian dinding sekolah tersebut. Ketua Komisi IV bersama Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas sebelumnya juga telah meninjau langsung kondisi SDN 07 Sijang.

“Kita sangat prihatin terkait robohnya sebagian dinding SDN 07 Sijang. Berdasarkan data yang ada, tingkat kerusakan sekolah ini cukup berat, bahkan tergolong sangat parah,” ungkap Mardani.

Dalam hal ini Komisi IV menegaskan akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Pendidikan untuk melakukan komunikasi yang intensif dengan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia agar ada perhatian serius terhadap pembangunan sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Sambas.

“Kami dari Komisi IV tetap mendorong pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas untuk melakukan komunikasi yang intensif dengan Kementerian Pendidikan RI supaya ada perhatian yang serius kepada Kabupaten Sambas, khususnya terkait pendidikan dan infrastruktur lainnya,” tegasnya.

Komisi IV berharap langkah penanganan darurat dapat segera dilakukan guna menjamin keselamatan siswa dan guru, sembari menunggu realisasi pembangunan sekolah yang direncanakan pada tahun 2026.

Dengan kondisi bangunan yang semakin mengkhawatirkan, percepatan penanganan dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar proses pendidikan di SDN 07 Sijang dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Red.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.