Klarifikasi Camat Teluk Keramat Terkait Kunjungan ke Kuching, Sarawak

oleh -1208 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas- cektaindonesia.com

 

banner 336x280

Menanggapi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat mengenai kunjungan Camat Teluk Keramat bersama sejumlah kepala desa ke Kuching, Sarawak, Malaysia, pihak Kecamatan Teluk Keramat memberikan penjelasan bahwa kegiatan tersebut merupakan perjalanan pribadi yang dibiayai secara mandiri oleh masing-masing peserta,Rabu (21/07/2026)

Camat Teluk Keramat,Dr.Nasrullah,S.Ag.,M.Hum menjelaskan bahwa rencana perjalanan bermula dari diskusi ringan beberapa kepala desa yang ingin berkunjung ke Kuching. Keinginan tersebut muncul setelah mengikuti sosialisasi yang diselenggarakan Polres Sambas bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sambas mengenai bahaya penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara nonprosedural.

“Dari diskusi tersebut kemudian muncul gagasan untuk melakukan kunjungan ke Kuching dengan biaya pribadi masing-masing. Agar perjalanan tidak hanya bersifat wisata, kami sepakat menyempatkan diri bersilaturahmi ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Kuching,” ujar Nasrullah.

Menurutnya, rombongan disambut langsung oleh Konsul Jenderal RI di Kuching. Dalam pertemuan tersebut, peserta memperoleh berbagai informasi mengenai kondisi PMI asal Indonesia di Sarawak, termasuk masih banyaknya warga yang berangkat melalui jalur nonprosedural.

“Dari penjelasan KJRI, hampir setiap hari mereka menangani persoalan PMI nonprosedural, mulai dari perlindungan hingga proses deportasi. Kondisi ini tentu memberikan pelajaran bagi kami bahwa bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi jauh lebih aman karena memberikan perlindungan hukum, keselamatan, dan kepastian bagi para pekerja migran,” jelasnya.

Selain membahas perlindungan PMI, pertemuan tersebut juga menjadi ajang untuk memperkenalkan potensi daerah Kabupaten Sambas, baik produk lokal, seni, maupun budaya. Kedekatan hubungan historis dan geografis antara Sambas dan Sarawak dinilai menjadi peluang untuk mempererat hubungan masyarakat di kedua wilayah.

Hasil kunjungan tersebut, lanjut Nasrullah, akan menjadi bahan edukasi bagi pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat agar memilih jalur resmi apabila ingin bekerja di Malaysia, sekaligus mendorong promosi produk unggulan daerah serta seni dan budaya Sambas.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan ditanggung secara pribadi oleh Camat dan para kepala desa yang mengikuti kegiatan. Kunjungan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Kamis, 16 Juli 2026, dan rombongan kembali ke Indonesia pada Sabtu, 18 Juli 2026.

Klarifikasi ini menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan perjalanan pribadi yang dimanfaatkan untuk memperoleh informasi mengenai perlindungan PMI sekaligus mempererat hubungan dengan KJRI Kuching serta mempromosikan potensi Kabupaten Sambas.

 

Rep  Rizal farizal

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.