Sintang–CektaIndonesia.com
Pembangunan proyek rabat beton yang terletak di Desa Gernis Jaya, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, menuai sorotan warga. Pasalnya, di lokasi pekerjaan tidak ditemukan adanya plang proyek yang biasanya berisi informasi sumber anggaran, pelaksana, serta waktu pengerjaan.(13/11/2025)
Dari pantauan di lapangan, pekerjaan jalan rabat beton menuju perkebunan warga,terlihat kondisi fisik rabat beton tersebut dikerjakan dengan kualitas yang diduga jauh dari standar. Pada beberapa bagian terlihat permukaan beton yang tidak rata, campuran material yang tampak asal-asalan, serta tidak menggunakan pasir uruk dasar coran.
Sejumlah warga yang ditemui di sekitar proyek mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana asal anggaran pembangunan jalan rabat beton tersebut. Namun, warga menduga kuat bahwa proyek itu bersumber dari dana kabupaten.
“Sampai sekarang tidak ada papan proyek dipasang, kami warga juga tidak tahu siapa yang kerja dan dari mana dananya. Tapi katanya ini dari kabupaten. Lihat saja hasilnya, asal jadi saja, cepat-cepat dikerjakan,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga pun menyayangkan jika benar proyek ini dikerjakan tanpa pengawasan yang memadai, karena hasil pekerjaan yang buruk justru akan merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat. Jalan yang seharusnya menjadi akses penting bagi warga untuk beraktivitas, dikhawatirkan tidak akan bertahan lama dan cepat rusak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak terkait dari pemerintah kabupaten maupun kontraktor pelaksana yang memberikan keterangan resmi mengenai proyek tanpa plang tersebut. Warga berharap instansi berwenang segera turun ke lapangan untuk meninjau dan memeriksa pelaksanaan proyek agar tidak menimbulkan kerugian negara dan masyarakat.
Red.







