Viral Insiden Keributan Turnamen Sepak Bola Desa Benua Krio, Polsek Sandai Gelar Mediasi

oleh -18905 Dilihat
oleh
banner 468x60

Ketapang – Menanggapi viralnya insiden keributan saat turnamen sepak bola di Desa Benua Krio Kecamatan Hulu Sungai Kabupaten Ketapang beberapa waktu lalu. Kepolisian Sektor (Polsek) Sandai adakan mediasi bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, panitia penyelenggara turnamen dan kepala desa, di Aula Mapolsek Sandai, Selasa siang (28/01/2025).

Kapolres Ketapang AKBP Setiadi melalui Kapolsek Sandai IPDA Muhammad Ibnu Saputra Budhiniar mengatakan bahwa memediasi antar pihak terkait yang terlibat keributan saat pertandingan sepak bola pada hari Sabtu (25/01/2025). Insiden tersebut terjadi saat salah satu pemain memukul wasit pertandingan yang diikuti masuknya beberapa penonton dari pinggir lapangan.

banner 336x280

“Pada insiden kemarin, orang tua wasit yaitu Ratnawati (50) sempat masuk kedalam lapangan untuk melerai perkelahian, namun dirinya tiba-tiba pingsan sesak napas di pinggir lapangan dan kehilangan kesadaran, tak beberapa lama Ratnawati dinyatakan meninggal dunia,” kata Ibnu Saputra kepada awak media, Rabu (29/01/2024).

Selanjutnya untuk menjaga kondusifitas, Polsek Sandai adakan pertemuan untuk mencari solusi. Ibnu Saputra menyampaikan bahwa seluruh tokoh masyarakat, Kepala Desa, pihak terkait serta keluarga korban untuk saling menahan diri dan mempercayakan proses penanganan insiden ini kepada Kepolisian, serta Dewan Adat setempat.

“Kami meminta semua pihak yang terlibat keributan untuk saling instropeksi diri, saling memaafkan dan bersedia untuk mengikuti hukum positif serta penyelesaian secara hukum adat yang telah disepakati oleh pihak terkait dalam penyelesaian permasalahan ini,” ujarnya.

Ibnu menjelaskan bahwa Pertandingan olahraga seharusnya menjadi ajang persahabatan dan kebersamaan, bukan menimbulkan insiden yang berujung pada korban jiwa. Kami meminta semua pihak terkait untuk tetap menahan diri, saling instrospeksi.

“Jadi hasil pertemuannya semua pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Kami juga meminta panitia turnamen untuk berkoordinasi dan menghentikan sementara kegiatan untuk menghormati acara pemakaman almarhum. Kami jajaran Polsek Sandai turut berduka cita atas insiden ini dan kami akan mengevaluasi pengamanan ke depan agar kejadian serupa tidak terulang,” jelasnya.

Kapolsek Sandai tersebut juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap menjaga situasi tetap kondusif pasca kejadian.

“Mari kita sikapi kejadian ini dengan kepala dingin dan kedepan, saya tegaskan kepada seluruh lapisan masyarakat yang terlibat acara atau turnamen apapun, untuk mempercayakan kepada official pertandingan dan jangan main hakim sendiri karena apapun perbuatan kita, akan ada konsekuensi dan pentanggung jawabannya. Tetap junjung sportifitas dan jaga kebersamaan serta ketertiban di lingkungan kita,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.