Pria Diduga Maling Diamuk Massa Usai Coba Rampok Rumah Warga di Sungai Melayu Rayak

oleh -10324 Dilihat
oleh
banner 468x60

Ketapang – Seorang pria berinisial SMA (26) nyaris tewas diamuk massa setelah tertangkap basah mencoba merampok sebuah rumah warga di Desa Wonorejo, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (27/05/2025).

Kapolres Ketapang AKBP Setiadi, melalui Kapolsek Tumbang Titi IPTU Made Adnyana, membenarkan adanya kejadian tersebut.

banner 336x280

“Kami menerima laporan dari masyarakat dan segera bergerak ke lokasi. Pelaku SMA sudah dalam kondisi luka-luka akibat diamuk massa. Saat ini ia telah kami amankan dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” Ungkap Kapolsek.

Menurut keterangan korban, D (63), pelaku datang dengan modus meminta izin untuk menumpang ke toilet. Karena tak menaruh curiga, korban pun mengizinkan dan mengantar pelaku masuk ke dalam rumah. Namun, sesampainya di dalam, pelaku langsung menyekap korban dan meminta uang sebesar Rp1 juta.

Korban yang terkejut sempat berusaha melawan dan berteriak minta tolong. Teriakan tersebut menarik perhatian warga sekitar yang kemudian beramai-ramai datang ke lokasi. Pelaku sempat mencoba melarikan diri namun berhasil ditangkap dan menjadi sasaran amuk warga.

Pelaku akhirnya diamankan oleh anggota Sub Sektor Sungai Melayu Rayak yang datang ke lokasi. Saat diamankan, pelaku dalam kondisi babak belur dan langsung dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

Dari pengakuan pelaku, ia tidak beraksi sendiri. Seorang rekannya berinisial H (25) diduga turut terlibat dan menunggu di warung sekitar lokasi kejadian saat SMA menjalankan aksinya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peran H dalam kejadian tersebut.

IPTU Made menegaskan, Polsek Tumbang Titi akan terus meningkatkan patroli cipta kondisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayah hukum mereka.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.