Pasien Meninggal di Pukesmas Viral,Panitia Sepak Bola SOP Dipertanyakan,dan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan

oleh -3499 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Jagat media sosial digemparkan oleh sebuah video yang memperlihatkan warga membawa seorang peserta yang roboh saat pertandingan sepak bola ke Puskesmas Matang Suri, Kecamatan Jawai Selatan, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 17.25 WIB. Korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia, memicu gelombang kritik terhadap panitia pertandingan dan layanan kesehatan setempat.

banner 336x280

Menurut keterangan warga yang berada di lokasi, korban tiba-tiba jatuh dan tidak sadarkan diri saat menyaksikan atau ikut dalam adu finalti. Warga bergegas membawa korban ke Puskesmas Matang Suri untuk mendapatkan pertolongan.

Namun ketika tiba, ruang pelayanan tampak kosong karena tenaga kesehatan sedang menunaikan ibadah salat Magrib. Kondisi inilah yang kemudian viral setelah direkam dan disebarkan warganet.

Kejadian ini menimbulkan kritik keras mengenai standar keselamatan kegiatan olahraga. Publik mempertanyakan apakah panitia turnamen sepak bola telah menyediakan tim kesehatan atau petugas medis yang standby selama pertandingan berlangsung.

Seorang tokoh masyarakat setempat, yang tidak mau di sebutkan namanya, mengatakan.

“Setiap kegiatan olahraga resmi wajib menyediakan tenaga kesehatan. Ini bukan sekadar aturan, tetapi menyangkut nyawa manusia. Panitia harus menjelaskan apakah standar itu dipenuhi atau tidak,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas dr.Ganjar Eko Prabowo.M.M.menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan data lengkap terkait situasi di Puskesmas Matang Suri pada waktu kejadian.

“Kami akan melakukan penelusuran menyeluruh. Jika ditemukan kelalaian, tentu akan ada langkah pembinaan. Namun kami juga memastikan tenaga kesehatan memiliki hak menjalankan ibadah. Yang penting adalah sistem jaga harus berjalan,” jelasnya.

Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah mengevaluasi dua hal sekaligus:

1. Kesiapan panitia dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga, termasuk kewajiban menyediakan tim medis.

2. Sistem jaga dan respons darurat di fasilitas kesehatan, khususnya pada jam-jam rawan seperti pergantian shift dan waktu ibadah.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.