Menunduk Bersyukur, Melangkah Maju: Sambas Menutup 2025 dengan Harapan Baru

oleh -2989 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas–CektaIndonesia.com.           

Di tengah dinamika Indonesia yang terus bergerak dari upaya pemulihan ekonomi hingga penguatan tata kelola pembangunan daerah memiliki peran strategis sebagai penyangga utama kemajuan nasional.(30/12/2025)

banner 336x280

Dari wilayah perbatasan Kalimantan Barat, Kabupaten Sambas menutup tahun 2025 dengan refleksi, menimbang capaian, dan merawat harapan melalui kegiatan Potret Pembangunan “Sambas Berkah Berkemajuan.”

Kegiatan yang insyaallah akan digelar pada Rabu malam, 31 Desember 2025, mulai pukul 19.30 WIB, ini menjadi ruang perjumpaan antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk melihat kembali perjalanan pembangunan yang telah dilalui bersama sepanjang tahun.

Melalui pemutaran video pembangunan, publik diajak menyaksikan beragam capaian di berbagai sektor mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan sosial dan budaya. Namun refleksi ini tidak berhenti pada deretan program dan angka.

Sambas menempatkan pembangunan sebagai proses berkelanjutan yang menuntut keterlibatan masyarakat, transparansi, serta keberpihakan pada kepentingan publik.

Acara tersebut akan  turut dihadiri para pimpinan daerah kabupaten  Sambas  Bupati dan Wakil Bupati  H. Satono, H. Heroaldi, dan Sekretaris  Daerah Ir. H. Fery Madagaskar, yang selama ini mengawal arah pembangunan Sambas.

Kehadiran mereka merepresentasikan kesinambungan kepemimpinan daerah dalam menjaga arah pembangunan agar tetap sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan nilai kebangsaan.

Nuansa refleksi akhir tahun semakin terasa melalui rangkaian tarian persembahan, pembacaan puisi, orasi, stand up comedy, serta doa bersama. Seni dan spiritualitas berpadu, menghadirkan suasana hangat dan inklusif di penghujung tahuh sebuah pengingat bahwa pembangunan juga menyentuh sisi batin dan kemanusiaan.

Lebih dari sekadar seremoni, Potret Pembangunan Sambas 2025 menjadi cermin bahwa kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari konteks nasional. Ketika daerah mampu menata pembangunan secara partisipatif dan berkeadilan, maka fondasi Indonesia yang kuat dan berdaya saing turut dibangun dari pinggiran.

Menutup rangkaian kegiatan, doa bersama dipanjatkan sebagai ikhtiar batin agar Sambas senantiasa diberi keberkahan dan keteguhan melangkah ke masa depan. Di ujung tahun, Sambas memilih menunduk bersyukur sembari melangkah maju, membawa harapan baru untuk tahun yang akan datang.

Penulis: Wardi/Redaksi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.