Komunitas Panther Sambas Peduli Lingkungan, Salurkan Masker dan Bibit Alpukat-Lengkeng ke SDN 10 Sebatuk

oleh -171 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan pelajar kembali ditunjukkan Komunitas Panther Sambas. Komunitas yang diketuai Turyadi, yang akrab disapa Mas Awi, menyerahkan bantuan masker serta bibit pohon alpukat dan lengkeng kepada SD Negeri 10 Sebatuk, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Senin 7 September 2026.

banner 336x280

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala SD Negeri 10 Sebatuk, Sofia, S.Pd., sebagai bentuk dukungan terhadap lingkungan sekolah sekaligus kepedulian terhadap kesehatan para siswa di tengah kondisi udara yang kurang baik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Sebawi, Amat Ambri, S.Pd., M.Pd., serta Hendri Komite Sekolah SDN 10 Sebatuk, bersama jajaran sekolah dan anggota Komunitas Panther Sambas.

Tidak hanya menyerahkan masker, Komunitas Panther Sambas juga membawa sejumlah bibit tanaman untuk ditanam di lingkungan sekolah.

Bibit pohon alpukat dan lengkeng tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya penghijauan sekaligus memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, anggota komunitas bersama pihak sekolah terlihat melakukan penanaman bibit di halaman lingkungan SDN 10 Sebatuk.

Mas Awi, selaku Ketua Komunitas Panther Sambas, menegaskan bahwa kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan merupakan bagian dari semangat komunitas untuk hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin komunitas tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam bidang sosial, kesehatan dan lingkungan,” ujar Mas Awi.

Sementara itu, Kepala SDN 10 Sebatuk, Sofia, S.Pd., menyambut baik perhatian dan bantuan yang diberikan Komunitas Panther Sambas. Menurutnya, bantuan masker sangat bermanfaat bagi warga sekolah, sementara bibit pohon yang ditanam dapat menjadi investasi lingkungan bagi sekolah dan generasi mendatang.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat sinergi antara komunitas masyarakat, pihak sekolah dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam membangun kepedulian terhadap kesehatan serta lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan budaya menjaga kebersihan, penghijauan dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi contoh bahwa komunitas otomotif juga dapat mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.