HNSI, PPKH dan SPBU Capai Kesepakatan, Solar Subsidi Nelayan Paloh Tetap Tersedia

oleh -35 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas–CektaIndonesia.com

Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar subsidi untuk nelayan dan petani di SPBU Paloh Tanah Hitam 65.794.001 dipastikan tetap berjalan setelah tercapainya kesepakatan dalam forum mediasi yang melibatkan pihak SPBU, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Sambas, Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (PPKH) Kabupaten Sambas, serta perwakilan nelayan Kecamatan Paloh.Senin 8 Juni 2026

banner 336x280

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Kantor PPKH Kabupaten Sambas tersebut digelar menyusul berkembangnya informasi mengenai rencana penghentian penyaluran solar subsidi yang sempat menimbulkan keresahan di kalangan nelayan dan petani di Kecamatan Paloh.

Pengelola SPBU Paloh Tanah Hitam 65.794.001, Agus Salim, menegaskan bahwa kebutuhan solar subsidi bagi nelayan dan petani merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang aktivitas usaha masyarakat.

“Memang sebelumnya sempat muncul wacana penghentian penyaluran BBM solar subsidi untuk nelayan dan petani. Namun setelah dilakukan pertemuan dan pembahasan bersama dalam forum ini, kita sepakat penyaluran tetap dilanjutkan. Perbedaan persepsi yang berkembang sebelumnya akhirnya dapat diselesaikan melalui dialog. Besok kami mulai kembali memasok solar ke Paloh,” ujar Agus Salim.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas, Hendy Wijaya, menyampaikan apresiasi atas terselesaikannya persoalan tersebut melalui komunikasi dan musyawarah yang baik.

“Yang terpenting dalam forum ini adalah pelayanan penyaluran BBM solar subsidi untuk nelayan dan petani tetap berjalan. Selama ini pihak SPBU Paloh dinilai terbuka dalam melayani kebutuhan masyarakat, dan kami berharap pelayanan tersebut terus dipertahankan demi kepentingan masyarakat,” kata Hendy.

Sementara itu, Amirudin yang turut hadir dalam forum tersebut mengapresiasi hasil pertemuan yang telah memberikan kepastian bagi masyarakat nelayan Paloh.

“Alhamdulillah, persoalan yang sebelumnya menimbulkan keresahan di tengah masyarakat nelayan kini sudah menemukan titik terang. Hari ini kita mendapatkan penyelesaian yang baik sehingga para nelayan tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan solar subsidi untuk mendukung aktivitas melaut,” ujarnya.

Perwakilan nelayan Paloh, Ibrahim, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya dialog yang difasilitasi oleh HNSI Kabupaten Sambas dan Dinas PPKH Kabupaten Sambas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada HNSI Sambas dan Dinas PPKH yang telah memberikan ruang dialog antara pihak SPBU dan para nelayan. Hari ini kami mendapatkan kejelasan bahwa BBM solar subsidi tetap tersedia untuk kebutuhan usaha kami sehingga para nelayan dapat terus melaut dan mencari nafkah,” ungkap Ibrahim.

Dengan adanya kesepakatan tersebut, penyaluran solar subsidi di SPBU Paloh Tanah Hitam 65.794.001 dipastikan kembali berjalan normal. Keputusan ini diharapkan mampu memberikan kepastian bagi nelayan dan petani di Kecamatan Paloh serta menjaga kelangsungan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada ketersediaan BBM subsidi.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.