Diduga Dicuri Enam Kali Panen, Ratusan Ton TBS Sawit Milik warga Raib

oleh -3028 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-Cektaindonesia.com     

Dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali mencuat di Kabupaten Sambas. Kali ini, Sugeng Rahmat bersama sejumlah rekannya melaporkan kasus dugaan pencurian hasil kebun sawit milik mereka yang berlokasi di Desa Sabung, Kecamatan Subah, Selasa (16/12/2025)

banner 336x280

Laporan tersebut dibuat pada Selasa, 16 Desember 2025, melalui surat resmi yang langsung ditujukan kepada Kapolres Sambas. Dalam laporan itu Sugeng dkk mengaku mengalami kerugian besar akibat TBS kelapa sawit dari kebun mereka yang diduga diambil pihak lain secara berulang.

Tak main-main, aksi tersebut diduga terjadi selama enam kali periode panen. Berdasarkan estimasi korban, total TBS yang raib diperkirakan melebihi 100 ton. Jika dikalkulasikan dengan harga pasar, nilai kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Selama hampir tiga bulan ini saya tidak bisa memanen kebun sendiri. Anehnya, buah sawit di kebun malah habis diambil orang lain,” ungkap Sugeng kepada awak media.

Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak hanya dialami dirinya tetapi juga sejumlah pemilik kebun lain di lokasi yang sama.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius terkait pengawasan kebun dan dugaan adanya praktik penguasaan hasil kebun secara sepihak. Terlebih pencurian disebut berlangsung berulang kali tanpa adanya pencegahan yang berarti dari pihak Desa maupun pihak Kecamatan

“Kalau ditotal, kerugian saya dan rekan-rekan sudah ratusan juta. Kami hanya berharap penegak hukum bisa memberikan keadilan,” ujar Sugeng dengan nada penuh harap.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan tersebut. Masyarakat pun menunggu langkah konkret aparat penegak hukum untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab serta memastikan perlindungan hak petani dan pemilik kebun sawit.

Reporter: Rizalfarizal

Redaksi: CektaIndonesia.com

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.