Diduga Ada Permainan Solar Subsidi di SPBU Lirang Singkawang, Pengisian ke Dua Tangki di Bak Truk Jadi Sorotan

oleh -1237 Dilihat
oleh
banner 468x60

Singkawang–CektaIndonesia.com

Dugaan praktik penyimpangan penyaluran BBM jenis solar subsidi kembali menjadi sorotan publik. Kali ini perhatian tertuju pada aktivitas di SPBU 64.791.18 Lirang yang berada di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang.
Peristiwa tersebut tertangkap kamera pada Rabu, 4 Maret 2026.

banner 336x280

Dalam rekaman yang beredar di masyarakat, terlihat sebuah mobil truk melakukan pengisian solar subsidi di SPBU tersebut. Namun yang menjadi perhatian, pengisian BBM diduga tidak dilakukan ke tangki kendaraan sebagaimana mestinya.

Solar subsidi tersebut justru terlihat dialirkan ke dua buah tangki yang berada di dalam bak mobil truk. Dari informasi yang dihimpun, masing-masing tangki diperkirakan memiliki kapasitas sekitar 1.000 liter.

Jika dugaan tersebut benar, maka total solar subsidi yang diisi dalam satu kali pengisian bisa mencapai sekitar 2.000 liter. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik penyaluran BBM subsidi yang tidak sesuai peruntukan.

Sebagaimana diketahui, solar subsidi seharusnya diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti nelayan, petani, serta kendaraan yang telah memenuhi kriteria sebagai penerima BBM bersubsidi. Penyaluran dalam jumlah besar ke tangki tambahan di luar tangki kendaraan kerap dikaitkan dengan modus penimbunan atau distribusi ilegal.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut menilai aktivitas itu patut mendapat perhatian serius dari pihak berwenang. Pasalnya, di sisi lain masyarakat sering mengeluhkan kelangkaan solar subsidi, namun dalam rekaman justru terlihat pengisian dalam jumlah besar.

“Kami berharap ada pemeriksaan dari aparat terkait. Kalau memang benar terjadi penyimpangan, tentu harus ditindak karena solar subsidi itu hak masyarakat kecil,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU 64.791.18 Lirang di Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas tersebut.

Publik kini menunggu langkah tegas dari instansi pengawas distribusi BBM serta aparat penegak hukum untuk memastikan apakah benar terjadi praktik penyimpangan penyaluran solar subsidi di SPBU tersebut. Dugaan ini pun menjadi perhatian masyarakat karena berpotensi merugikan negara sekaligus masyarakat yang berhak menerima BBM bersubsidi.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.