Warga Paloh Sampaikan Surat Terbuka, Minta Gubernur Kalbar Tuntaskan Pembangunan Jalan Provinsi

oleh -120 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Warga Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Yetno M. Amin, menyampaikan surat terbuka kepada Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang berisi permohonan agar pemerintah provinsi segera menuntaskan pembangunan ruas jalan berstatus kewenangan provinsi di wilayah Paloh.
Surat tersebut menyoroti kondisi ruas Jalan Malek–Liku di Desa Nibung serta Jalan Setinggak–Merbau di Desa Sebubus yang hingga kini disebut masih mengalami kerusakan dan belum selesai dibangun.

banner 336x280

Kepada media, Yetno M. Amin menjelaskan bahwa surat terbuka itu dibuat sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang berharap pembangunan infrastruktur jalan menuju kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia dapat segera dituntaskan.

Dalam suratnya, Yetno menyampaikan bahwa kondisi jalan yang rusak menyulitkan mobilitas masyarakat dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Jalan Malek–Liku dan Setinggak–Merbau merupakan salah satu akses utama masyarakat Kecamatan Paloh. Kondisinya saat ini banyak mengalami kerusakan sehingga perjalanan menjadi tidak nyaman dan berisiko bagi pengendara,” tulis Yetno dalam surat terbukanya.

Ia juga menilai kerusakan jalan berdampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat. Menurutnya, distribusi barang dan jasa menjadi terhambat, termasuk akses wisatawan menuju kawasan wisata Temajuk yang berada di wilayah perbatasan.

Melalui surat tersebut, Yetno meminta Gubernur Kalimantan Barat agar segera melakukan perbaikan dan menuntaskan pembangunan kedua ruas jalan tersebut, sekaligus melakukan pemeliharaan secara berkala agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

“Saya berharap Bapak Gubernur dapat memahami pentingnya perbaikan jalan ini dan segera mengambil tindakan yang diperlukan. Saya percaya bahwa dengan perbaikan jalan, masyarakat Paloh dapat merasakan manfaat yang besar,” tulisnya.

Selain mengirimkan surat terbuka, Yetno juga menyertakan dokumentasi foto yang memperlihatkan kondisi ruas jalan yang menurutnya hingga kini belum selesai dibangun.

Ia mengatakan pembangunan ruas jalan tersebut telah dimulai sejak masa kepemimpinan Gubernur Kalbar sebelumnya, namun belum sepenuhnya rampung.

“Jalan ini awalnya dibangun dari Tanah Hitam hingga Merbau, Kecamatan Paloh, pada era Gubernur Sutarmidji. Namun hingga sekarang masih belum tuntas. Semoga Gubernur baru, Ria Norsan, bisa memperjuangkannya,” ujar Yetno.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait surat terbuka yang disampaikan warga tersebut.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.