Sambas–CektaIndonesia.com
Warga di sekitar lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lonan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari limbah kegiatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Laporan tersebut diterima Redaksi CektaIndonesia.com dari salah seorang warga yang tinggal di samping dapur SPPG berinisial HK. Ia mengaku terganggu dengan aroma tidak sedap yang diduga berasal dari saluran pembuangan limbah dapur.
Menurut keterangan warga, bau tersebut cukup menyengat dan dikhawatirkan mencemari saluran pembuangan di lingkungan permukiman sekitar.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Redaksi CektaIndonesia.com menghubungi pihak mitra SPPG Lonan Pemangkat, Robi Wahyudi, untuk meminta konfirmasi.
Dalam keterangannya, Robi Wahyudi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menyatakan pihaknya akan segera melakukan pembenahan terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar permasalahan tersebut dapat segera diatasi.
“Kami meminta maaf kepada warga sekitar. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pembenahan terhadap IPAL agar persoalan ini tidak kembali terjadi,” ujarnya.
Secara terpisah, Redaksi juga meminta keterangan dari Kepala SPPG Lonan Pemangkat, Nonong. Ia membenarkan adanya keluhan masyarakat terkait bau limbah tersebut.
Menurut Nonong, persoalan itu telah dilaporkan kepada Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Sambas, Dzaki. Korwil memberikan tenggat waktu selama dua hari kepada pihak mitra untuk menyelesaikan permasalahan IPAL.
Apabila dalam waktu dua hari tidak ada pembenahan sesuai yang ditentukan, Korwil SPPG Sambas akan mengambil tindakan tegas dengan menghentikan sementara operasional pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Lonan Pemangkat hingga persoalan tersebut diselesaikan.
Redaksi CektaIndonesia.com akan terus memantau perkembangan penanganan permasalahan ini sebagai bentuk kontrol sosial dan penyampaian informasi kepada masyarakat.
Red









