Tumpahan CPO dari Tongkang Cemari Sungai di Dusun Senabah, Warga Resah

oleh -4455 Dilihat
oleh
banner 468x60

SAMBAS – CektaIndonesia.com

Tumpahan Crude Palm Oil (CPO) dari sebuah tongkang diduga telah mencemari aliran sungai di Dusun Senabah, Desa Semangak, Kecamatan Sejangkung. Peristiwa ini memicu keresahan warga karena lapisan minyak sawit mentah tampak mengapung dan menyebar di permukaan sungai yang selama ini dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,Jum’at (29/02/2026)
Berdasarkan pantauan di lapangan, tumpahan CPO terlihat membentuk lapisan berminyak kecokelatan dengan bau khas sawit. Beberapa warga menyebut kejadian itu terjadi tidak lama setelah sebuah tongkang pengangkut CPO melintas dan melakukan aktivitas di sekitar alur sungai. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah tumpahan maupun penyebab pasti kebocoran.
“Air sungai jadi licin dan berbau. Kami khawatir dampaknya ke ikan dan kesehatan warga,” ujar salah satu warga Dusun Senabah yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Sungai tersebut diketahui masih digunakan warga untuk mandi, mencuci, serta aktivitas perikanan skala kecil.

banner 336x280

Pengamat lingkungan Rendi Putra menilai insiden ini tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, meskipun CPO berasal dari bahan nabati, dalam jumlah besar tumpahan tetap berpotensi merusak ekosistem perairan. “CPO dapat menurunkan kadar oksigen terlarut, mengganggu biota sungai, dan mencemari sumber air masyarakat. Penanganan cepat wajib dilakukan,” tegasnya.
Rendi juga menekankan pentingnya penegakan hukum. Ia menyebut sanksi patut diberikan jika terbukti terjadi kelalaian atau pelanggaran prosedur keselamatan lingkungan. “Ada prinsip polluter pays. Jika ada pihak yang lalai, harus bertanggung jawab, baik secara administratif, perdata, maupun pidana sesuai aturan lingkungan hidup,” ujarnya.
Warga berharap instansi terkait,mulai dari pemerintah daerah, dinas lingkungan hidup, hingga aparat penegak hukum patut segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.
Kasus ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan aktivitas angkutan CPO di jalur sungai. Tanpa pengawasan ketat dan transparansi penanganan, risiko pencemaran berulang dikhawatirkan terus mengancam lingkungan dan keselamatan warga di sepanjang daerah aliran sungai Sambas.

Reporter Rizalfarizal

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.