Silaturahmi ke Tanah Leluhur Datok Kaye, Rombongan Desa Dalam Kaum dan Kuching Sarawak Nikmati Pesona Pulau Lemukutan

oleh -388 Dilihat
oleh
banner 468x60

Bengkayang–CektaIndonesia.com

Pesona wisata bahari Pulau Lemukutan menjadi saksi kehangatan berkumpulnya rombongan family gathering lintas negara. Rombongan besar dari Desa Dalam Kaum (Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat) dan Kuching (Sarawak, Malaysia) ini mengisi momen kebersamaan dengan menikmati keindahan dasar laut Pulau Lemukutan melalui aktivitas snorkeling. Minggu 5 Juli 2026

​Aktivitas yang diikuti oleh puluhan anggota keluarga dari dua negara tetangga ini didampingi langsung oleh panitia pemandu lokal guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama berada di air.

banner 336x280

​Sebelum memulai petualangan bawah laut, panitia memberikan arahan (briefing) mengenai standar keselamatan dan teknik snorkeling. Air laut Lemukutan yang jernih langsung menyambut kedatangan rombongan begitu mereka turun dari perahu wisata.

​Di bawah panduan ketat para pemandu lokal, rombongan keluarga dari Desa Dalam Kaum dan Kuching ini disuguhi pemandangan spektakuler berupa hamparan terumbu karang yang alami dan sehat. Momen keseruan semakin memuncak saat kawanan ikan hias ramah mengerumuni para peserta, menjadi objek foto bawah laut yang sangat berkesan bagi keluarga besar tersebut.

​Tak hanya snorkeling dan menikmati keindahan bawah laut, keseruan rombongan semakin lengkap dengan adanya wahana rekreasi air. Gelak tawa dan teriakan gembira pecah saat anggota keluarga dari kedua negara tersebut bergiliran memacu adrenalin menunggangi banana boat yang ditarik cepat membelah ombak di sekitar pantai Pulau Lemukutan.

​”Ini momen yang sangat spesial, karena kami bisa berkumpul bersama keluarga dari seberang (Kuching dan Sambas). Keindahan bawah laut Pulau Lemukutan luar biasa jernih, permainan airnya seru, dan pelayanan dari panitia lokal sangat ramah serta sigap menjaga kami,” ujar salah satu perwakilan rombongan.

Jejak Sejarah: Hubungan Erat Sambas dan Pulau Lemukutan

​Kunjungan keluarga asal Desa Dalam Kaum, Sambas ini seolah menyambung kembali tali sejarah masa lalu. Berdasarkan cerita turun-temurun, asal-usul penduduk Pulau Lemukutan pada zaman dulu memiliki keterikatan kuat dengan wilayah Sambas. Konon, para peninggal dan pembuka pemukiman awal di pulau ini merupakan orang-orang yang berasal dari Desa Tumuk, Sambas.

​Masyarakat setempat mengenal sosok leluhur atau pelopor berdirinya pemukiman kuno di pulau ini dengan sebutan Datok Kaye. Hubungan historis inilah yang membuat kunjungan silaturahmi keluarga dari Desa Dalam Kaum ke Pulau Lemukutan terasa seperti kembali ke tanah leluhur.

​Selain mengantarkan ke spot-spot terbaik, panitia lokal juga menyelipkan edukasi lingkungan dengan mengajak rombongan keluarga ini untuk menjaga kelestarian ekosistem laut, seperti tidak menginjak terumbu karang dan tidak membuang sampah sembarangan.

​Kunjungan wisata kolaboratif seperti ini diharapkan tidak hanya mempererat tali silaturahmi keluarga antarnegara, tetapi juga terus mempromosikan Pulau Lemukutan sebagai destinasi wisata bahari unggulan di Kalimantan Barat yang kaya akan potensi alam, keseruan wahana, dan nilai sejarah.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.