Sejarah Gereja Katolik di Sandai, Ketapang: Dari Sekolah Tionghoa hingga Gereja St Gabriel

oleh -11469 Dilihat
oleh
banner 468x60

Ketapang – Sejarah Katolik di Sandai bermula antara tahun 1911-1917, para misionaris Katolik mendirikan sebuah sekolah Tionghoa dan rumah guru di Sandai.

Sekolah tersebut didirikan karena ada seorang guru (sinshe atau sinsang) yakni Ng Song Po. Namun ketika guru tersebut kembali ke Tiongkok, sekolah pun ditutup.

banner 336x280

Umat Katolik di Sandai lalu menjadi tanggungjawab Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Randau yang diresmikan pada 1948. Ada beberapa misionaris yang menetap di Randau, seperti P. Augustinus Dullaert CP (1948-1952), P. Plechelmus Dullaert CP (1948-1950).

Dalam perkembangannya, Sandai menjadi stasi di bawah Paroki Menyumbung pada 10 Juni 1961. Paroki Menyumbung melayani wilayah Sandai sampai ke Hulu Keriau (termasuk Bengaras) serta sepanjang Sungai Bihak sampai ke Lubuk Kakap.

Ketika itu, 2 daerah pedalaman yang menjadi stasi di bawah reksa pastoral Sandai adalah Sekukun & Sungai Kiri. Para misionaris berkenalan dengan A Sjong, seorang katolik Tionghoa yang berasal dari Sandai, namun memiliki warung/toko di Sekukun.

Perayaan Natal 1973 dilaksanakan di Sandai dan dihadiri Bapa Uskup, Sr. Desideria, Sr. Margareta, dan Br Nikolas. Bapa Uskup menjanjikan sebuah Gereja di Sandai. Akhirnya, tanah untuk gereja berupa 2 hektar kebun karet dibeli dari Ny. Hang Meng. Gereja pertama di Sandai dibangun pada 1979.

Seturut laporan Bp. Y. Tukiman Hadisusilo
(staf kesekretariatan keuskupan), Sandai manjadi praparoki di bawah Paroki Salib Suci Menyumbung pada Januari 1989.

Pada hari 05/05/2025 telah diresmikan bangunan baru Gereja St Gabriel Sandai.

Foto atas = Mgr (Monsignor/Uskup) Pacifikus Bos dan Pater Salvador saat mengunjungi umat Katolik (Tionghoa) di Sandai. Mgr Bos tercatat pertama kali ke Ketapang tahun 1911 dan tahun 1917.(dr.Simon Liem Yosonegoro,Sp.MK)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.