KALBAR –cektaindonesia.com
Ketua Aliansi Sopir Kabupaten Sambas, Rizal Farizal, menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Polda Kalimantan Barat atas langkah penindakan terhadap 12 kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di berbagai wilayah Kalimantan Barat selama periode 1–20 Oktober 2026,Rabu (21/10/2026)
Rizal menilai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen dalam mengawasi penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.
Ia berharap pengungkapan kasus tersebut menjadi peringatan bagi oknum yang mencoba menyalahgunakan penyaluran BBM bersubsidi demi kepentingan pribadi atau kelompok.
“Kami mengapresiasi dan mendukung langkah Polda Kalbar dalam menindak penyalahgunaan BBM bersubsidi. Semoga ini menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak yang mencoba bermain dalam penyalurannya,” ujar Rizal Farizal.
Selain itu, Rizal berharap pengawasan, pencegahan, dan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Menurutnya, pengawasan yang ketat sangat penting untuk mencegah kebocoran distribusi serta memastikan BBM bersubsidi tersedia bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk kelompok yang berhak sesuai ketentuan.
“Harapan kami, penindakan seperti ini terus berlanjut sehingga penyaluran BBM bersubsidi bisa berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sebagaimana mestinya,” tutupnya.
Dukungan dari Aliansi Sopir Kabupaten Sambas ini diharapkan dapat memperkuat upaya bersama dalam mengawal distribusi BBM bersubsidi agar lebih tertib, transparan, dan sesuai peruntukannya.
Red










