Mustapa: Pembangunan Gedung RSUD Sambas Capai 55 Persen, Keselamatan dan Kualitas Jadi Perhatian

oleh -11 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Pembangunan gedung di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sambas terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, progres pekerjaan disebut telah mencapai sekitar 55 persen.

banner 336x280

Hal tersebut disampaikan Mustapa, selaku perwakilan pihak pelaksana, saat ditemui di lokasi pembangunan RSUD Sambas.

Menurut Mustapa, pekerjaan pembangunan tersebut mulai dilaksanakan pada 2 Juni 2026. Dalam pelaksanaannya, pihak perusahaan melibatkan sekitar 28 orang pekerja, yang terdiri dari tenaga dari perusahaan maupun tenaga lokal.

“Pekerjanya sekitar 28 orang,” ujar Mustapa.

Tenaga Kerja Sudah Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Mustapa juga memastikan aspek perlindungan terhadap tenaga kerja menjadi perhatian pihak pelaksana. Berdasarkan keterangannya, seluruh pekerja yang terlibat dalam kegiatan pembangunan tersebut telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Mustapa, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap perlindungan dan jaminan sosial bagi para pekerja selama menjalankan aktivitas di lingkungan proyek.

“Semua pekerja sudah didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Mustapa.

Dengan adanya perlindungan tersebut, pihak pelaksana berharap para pekerja dapat menjalankan tugas dengan lebih tenang, tetap memperhatikan keselamatan, serta mengikuti ketentuan kerja yang berlaku di lokasi pembangunan.

Tenaga Lokal Turut Dilibatkan

Mustapa menjelaskan, tenaga ahli dalam pelaksanaan pekerjaan berasal dari pihak perusahaan, dengan dukungan tenaga lokal sesuai kebutuhan pekerjaan.

Keterlibatan tenaga lokal tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan di lapangan sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk turut terlibat dalam proses pembangunan.

Keselamatan Pekerja Jadi Perhatian

Selain mengejar progres pembangunan, keselamatan pekerja menjadi salah satu perhatian selama pekerjaan berlangsung.

Mustapa mengatakan, sejauh pelaksanaan pembangunan berjalan, kondisi para pekerja dalam keadaan aman. Pihaknya juga terus mengingatkan pekerja untuk memperhatikan tata cara bekerja dan menggunakan perlengkapan yang diperlukan saat berada di lingkungan proyek.

“Alhamdulillah, pekerja aman,” ungkapnya.

Menurutnya, keselamatan harus menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keamanan para pekerja.

Harapan Pembangunan Berjalan Lancar

Pihak pelaksana berharap proses pembangunan dapat terus berjalan dengan lancar hingga seluruh pekerjaan selesai.

Mustapa juga berharap kebutuhan pekerjaan, termasuk dukungan peralatan di lapangan, dapat terpenuhi sehingga pelaksanaan pembangunan tidak mengalami hambatan berarti.

“Kita dari pihak perusahaan, sebagai pelaksana, berharap pekerjaan ini berjalan dengan baik,” tuturnya.

Masyarakat Sambas Beri Apresiasi

Sementara itu, masyarakat Kabupaten Sambas, khususnya warga yang berada di sekitar akses menuju RSUD Sambas, menyambut positif pembangunan fasilitas tersebut.

Pembangunan gedung di lingkungan rumah sakit dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan sarana dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Masyarakat yang setiap hari melintasi kawasan tersebut juga berharap pembangunan dapat dilaksanakan dengan mengutamakan kualitas, ketepatan pekerjaan, kebersihan lingkungan, serta keselamatan, sehingga hasil akhirnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Sambas.

Apresiasi masyarakat tersebut sekaligus menjadi harapan agar fasilitas yang dibangun nantinya dapat menunjang pelayanan RSUD Sambas dan memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pasien maupun keluarga pasien.

Nilai Proyek Rp5,117 Miliar

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Belanja Modal Bangunan Kesehatan (Penguatan Layanan Andalan KJSU-KIA) dengan lokasi kegiatan di RSUD Sambas.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Shulthan Garnida, dengan konsultan pengawas CV Azztech Consultant.

Adapun nilai kontrak yang tercantum pada papan proyek sebesar Rp5.117.604.608, dengan sumber dana APBD.

Dengan progres yang telah mencapai sekitar 55 persen, masyarakat berharap pembangunan gedung RSUD Sambas tersebut terus berjalan secara optimal, mengedepankan mutu dan keselamatan, serta nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sambas.

Redaksi CektaIndonesia.com 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.