Sambas —CektaIndonesia.com
Korwil BIN Sambas Dedi.Sr menegaskan bahwa pengawasan terhadap dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Sambas dilakukan secara rutin dan berkelanjutan,Kamis (29/01/2026)

Menurut Dedi, inspeksi mendadak (sidak) kerap dilakukan pada waktu-waktu tidak terduga, termasuk pada malam hari sekitar pukul 01.00 hingga 02.00 dini hari. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung untuk memastikan seluruh proses Persiapan pengolahan bahan baku di dapur SPPG berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Saya biasa melakukan sidak pada jam satu atau dua malam. Pengawasan ini kami lakukan langsung ke dapur-dapur SPPG untuk memastikan operasional berjalan sesuai standar,” ujar Dedi.

Dalam setiap kunjungan, lanjut Dedi, pihaknya tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan arahan dan evaluasi terhadap dapur-dapur yang masih ditemukan memiliki kekurangan, baik dari sisi manajemen, kebersihan, maupun tata kelola operasional.
Evaluasi tersebut dilakukan dengan maksud dan tujuan untuk perbaikan serta penyempurnaan pelaksanaan program MBG di wilayah Kab Sambas.
“Jika masih ada kekurangan, kami sampaikan evaluasi secara langsung agar segera diperbaiki. Ini demi menjaga agar program MBG tetap sesuai dengan standar BGN,” tegasnya.
Dedi menambahkan, pengawasan berkelanjutan merupakan bagian dari komitmen BIN (Badan Intelijen Negara) yang mana sudah melakukan MOU dengan BGN (Badan Gizi Nasional) dalam mendukung keberhasilan program strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan gizi dan kesehatan masyarakat.
Ia berharap seluruh pengelola dapur SPPG dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, mematuhi standar operasional prosedur, serta terbuka terhadap evaluasi demi keberlanjutan program yang transparan dan akuntabel dan berdampak positif bagi para penerima manfaat maupun seluruh relawan yang berada disetiap dapur SPPG Kab Sambas.
Reporter Rizalfarizal









