BBM Bersubsidi Diduga Disalurkan Diam-Diam di Tengah Malam, SPBU Sukadana Jadi Sorotan

oleh -3512 Dilihat
oleh
banner 468x60

SUKADANA, KALIMANTAN BARAT — CektaIndonesia.com

Dugaan penyimpangan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mencuat di SPBU-N 68.794.003 yang berlokasi di Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara. Informasi yang dihimpun dari masyarakat menyebutkan adanya praktik penjualan BBM bersubsidi secara tidak wajar, terutama pada malam hari.

banner 336x280

Warga melaporkan bahwa SPBU tersebut diduga tetap melakukan aktivitas penjualan BBM bersubsidi saat larut malam dengan kondisi lampu SPBU dimatikan. Penyaluran dilakukan menggunakan jeriken dan drum, metode yang kerap dikaitkan dengan penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat luas,Selasa (20/01/2026)

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, Mustakim, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) DPD Kabupaten Ketapang, bersama tim melakukan investigasi langsung ke lapangan. Dari hasil penelusuran, tim menemukan aktivitas yang menguatkan dugaan adanya penyimpangan sebagaimana dilaporkan masyarakat.

Menurut Mustakim, modus operandi yang diduga dilakukan cukup sistematis. SPBU disebut menjalankan aktivitas penjualan BBM bersubsidi pada malam hari dengan mematikan lampu, sementara di jalan utama atau akses menuju SPBU dipasang banner, baliho, atau selebaran yang menyatakan bahwa SPBU dalam kondisi tutup. Lokasi SPBU yang relatif jauh dari pemukiman dan jalan utama turut memperkecil kemungkinan aktivitas tersebut terpantau publik.

“Kami bersama tim telah mendokumentasikan aktivitas di lapangan dalam bentuk video sebagai bukti awal atas dugaan penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi di SPBU tersebut,” ujar Mustakim.

Temuan tersebut kemudian disampaikan kepada Kasat Reskrim Polres Kayong Utara, IPTU Hendra, melalui pesan WhatsApp. Dalam tangkapan layar percakapan yang diterima redaksi, IPTU Hendra merespons laporan tersebut dengan menyampaikan ucapan terima kasih atas informasi yang diberikan dan menyatakan akan segera melakukan penyelidikan.

Mustakim berharap aparat penegak hukum benar-benar menindaklanjuti informasi tersebut secara profesional dan transparan. Ia menegaskan bahwa dugaan penyimpangan BBM bersubsidi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencederai hak masyarakat yang seharusnya mendapatkan akses BBM sesuai peruntukannya.

Reporter Rizalfarizal

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.