Sambas–CektaIndonesia.com
Sebuah baliho milik DPD IWO-I Sambas yang terpasang di kawasan Tugu Bundaran Rambi dilaporkan dirusak oleh orang yang belum diketahui identitas maupun motifnya.(08/03/2026)
Peristiwa tersebut diketahui oleh Ketua DPD IWO-I Sambas, Revie Achary, pada Sabtu sore (7/3/2026) saat melintas di lokasi. Ia mendapati baliho yang sebelumnya terpasang sudah tidak lagi berada di tempatnya.
“Ketika saya melihat ke lokasi, baliho sudah tidak ada. Yang tersisa hanya kayu penyangga yang masih terpancang,” ujar Revie Achary.
Berdasarkan keterangan warga yang setiap hari melintas di kawasan tersebut, baliho itu masih terlihat pada Jumat (6/3/2026). Diduga aksi perusakan terjadi pada malam hari.
“Menurut warga yang biasa lewat di situ,kemarin masih ada. Kemungkinan dirusak pada malam hari,” tambahnya.
Di lokasi kejadian, terlihat hanya tersisa beberapa kayu penyangga yang masih berdiri. Sebagian potongan kayu lainnya ditemukan tergeletak tidak jauh dari titik pemasangan, sementara baliho utama sudah tidak ditemukan.
Menariknya, di sekitar lokasi masih terdapat beberapa baliho lain yang tetap berdiri utuh dan terpampang dengan baik. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa perusakan hanya menyasar baliho milik DPD IWO-I Sambas.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa pelaku maupun motif di balik perusakan baliho tersebut. Pihak DPD IWO-I Sambas berharap kejadian ini dapat menjadi perhatian agar tidak terjadi kembali tindakan serupa terhadap fasilitas informasi di ruang publik.
Red









