Sambas–CektaIndonesia.com
Seorang warga bernama Bujang mengeluhkan tingginya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang dijual di sebuah kios di kawasan Simpang Tiga Tanjung, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas. Kios tersebut diketahui berada di depan Indomaret di lokasi tersebut.
Bujang mengaku harus membeli BBM dengan harga mencapai Rp22.000 per liter saat motornya kehabisan bahan bakar di perjalanan.Jumat 13 Maret 2026
Kepada awak media, Bujang menyampaikan rasa kecewanya terhadap harga yang dinilai sangat tinggi tersebut. Menurutnya, situasi itu membuatnya tidak memiliki pilihan lain selain tetap membeli BBM agar bisa melanjutkan perjalanan pulang.
“Mentang-mentang motor saya kehabisan minyak dan mau pulang ke rumah, orang kios itu tanpa merasa bersalah menarik harga sampai Rp22 ribu satu liter. Ya, daripada saya kehabisan minyak di jalan dan harus mendorong motor, terpaksa saya beli,” ungkap Bujang dengan nada kecewa.
Ia menilai kondisi tersebut cukup meresahkan masyarakat, terutama bagi pengendara yang sedang dalam keadaan darurat karena kehabisan bahan bakar di jalan.
Bujang berharap pihak terkait dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat mengenai harga BBM di tingkat pengecer yang dinilai tidak wajar.
“Harapan kami ada penertiban dari pihak terkait, supaya harga BBM di kios-kios pengecer tidak terlalu mahal dan tidak memberatkan masyarakat,” tambahnya.
Sejumlah warga juga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat melakukan pengawasan terhadap penjualan BBM di tingkat pengecer, sehingga tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat.
Reporter: Mulyono









