Viral Buah dalam Paket MBG, Kepala SPPG Salatiga Sungai Toman Pastikan Evaluasi, Camat Salatiga Minta Kualitas Makanan Terus Dijaga

oleh -72 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Menyusul viralnya unggahan di media sosial terkait kondisi buah dalam paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kepala SPPG Salatiga Sungai Toman di bawah naungan Yayasan Berkah Pangan Kalimantan, Oktapianus, bersama Camat Salatiga, Dedi Setiana, memastikan telah mengambil langkah evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang, Jumat 31 Juli 2026

banner 336x280

Oktapianus menjelaskan, perubahan warna pada buah diduga terjadi akibat proses pengemasan yang dilakukan terlalu awal, kemudian disimpan di dalam top bag. Menurutnya, suhu di dalam tas pengiriman diduga memengaruhi kondisi buah sehingga warna, bahkan isi buah, mengalami perubahan.

“Peristiwa yang viral di media sosial menjadi bahan evaluasi bagi kami. Dugaan sementara, perubahan warna buah terjadi karena proses pengemasan yang terlalu awal dan disimpan di dalam top bag, sehingga suhu di dalamnya memengaruhi kondisi buah,” ujar Oktapianus.

Ia menjelaskan, SPPG Salatiga Sungai Toman yang dikelola Yayasan Berkah Pangan Kalimantan saat ini melayani sekitar 710 penerima manfaat, yang terdiri dari balita, ibu hamil (bumil), dan kelompok penerima manfaat lainnya. Selain itu, SPPG juga mendistribusikan makanan kepada sekitar 1.700 siswa dari 12 sekolah di wilayah Kecamatan Salatiga.

Sebagai tindak lanjut, pihak SPPG bersama Yayasan Berkah Pangan Kalimantan telah melakukan evaluasi internal terhadap proses pengemasan, penyimpanan, hingga pendistribusian makanan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat.

“Kami mengajak seluruh tim untuk berbenah dan melakukan evaluasi agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang,” katanya.

Terkait peristiwa tersebut, Oktapianus juga menyampaikan bahwa Koordinator Wilayah (Korwil) dan Koordinator Kecamatan (Korcam) telah berkoordinasi dan melakukan komunikasi dengan pihak yang mengunggah informasi di media sosial. Langkah persuasif juga telah dilakukan untuk menjaga hubungan baik dengan para penerima manfaat maupun pihak sekolah.

Sementara itu, Camat Salatiga, Dedi Setiana, mengatakan bahwa sejak dua hari setelah dirinya dilantik, ia telah melakukan koordinasi dengan pihak SPPG di Kecamatan Salatiga, termasuk pengelola dari Yayasan Berkah Pangan Kalimantan, serta mempertemukan pihak SPPG dengan kepala sekolah sebagai penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis.

Menurut Dedi, sejak awal dirinya telah mengingatkan agar seluruh pihak menjaga kebersihan, kualitas makanan, serta proses distribusi sehingga tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Saya sudah meminta kepada pihak SPPG agar selalu menjaga kebersihan, kualitas makanan, dan proses pendistribusian. Jangan sampai kembali muncul persoalan yang menjadi viral di media sosial terkait makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat,” tegas Dedi.

Ia menilai peristiwa yang sempat viral tersebut harus dijadikan pembelajaran bersama. Menurutnya, pihak SPPG dan Yayasan Berkah Pangan Kalimantan telah menunjukkan komitmen untuk melakukan perbaikan sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.

“Pihak SPPG sudah siap melakukan perbaikan. Harapan kami, kejadian seperti ini tidak terulang lagi sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan baik dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pemerintah Kecamatan Salatiga bersama Yayasan Berkah Pangan Kalimantan dan SPPG Salatiga Sungai Toman berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi, pengawasan, dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), agar kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat tetap terjaga serta kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah dapat terus dipertahankan.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.