Viral Berujung Damai, Hajatiar Akui ‘Asal Cuap’ Tanpa Data di Media Sosial

oleh -160 Dilihat
oleh
banner 468x60

Ketapang — CektaIndonesia.com

banner 336x280

Kasus pencemaran nama baik di media sosial yang menyeret nama tokoh masyarakat, H. Syuhyar Indah, dan PT Serinding Sumber Makmur (SSM) akhirnya berujung damai. Melalui proses mediasi di Desa Petai Patah, Sandai, pelaku pengunggah konten bernama Hajatiar secara resmi mengakui kekhilafannya dan meminta maaf.

Mediasi yang berlangsung pukul 10.00 WIB ini ditangani langsung oleh Asri Ruslan (Ketua DPC LAKI Ketapang) dan didampingi Mustakim (Ketua IWO-I Ketapang) selaku penengah.

Spontan Tanpa Data dan Bukti:

Saat dikonfirmasi, Hajatiar mengaku bahwa postingan miring yang sempat viral di Facebook tersebut dibuat secara spontan karena terpengaruh isu liar yang beredar. Ia secara ksatria mengakui tidak memiliki data atau bukti dokumen yang valid.

Sebagai bentuk tanggung jawab, Hajatiar memastikan seluruh postingan keliru terkait PT SSM dan H. Syuhyar Indah telah dihapus dari akun media sosialnya.

Pesan Bijak H. Syuhyar Indah:

H. Syuhyar Indah dengan berbesar hati menerima permohonan maaf tersebut. Namun, beliau memberikan peringatan tegas agar kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat dalam menggunakan media sosial.

“Ini pelajaran berharga agar kita tidak berbicara seenaknya di media sosial. Harkat dan martabat manusia itu mahal dan harus dihargai. Siapa pun tidak boleh sembarangan berkata atau berperilaku sesuka hati,” tegas H. Syuhyar Indah.

Catatan Redaksi:

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa kebebasan berpendapat di ruang digital memiliki batasan hukum dan moral. Masyarakat diimbau untuk selalu menyaring informasi (tabayyun) sebelum membagikannya, agar media sosial tidak menjadi sarana fitnah dan pembunuhan karakter.

CEKTA / EGA SAFITRI

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.