Tangis Pilu di Kartiasa: Bayi Diduga Dibuang dengan Pesan “Tolong Makamkan Anakku”

oleh -2617 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas–CektaIndonesia.com

Peristiwa memilukan mengguncang warga Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, pada Rabu (1/4/2026) pagi. Sesosok bayi perempuan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam bungkusan plastik hitam yang diletakkan di depan pintu masjid.

banner 336x280

Penemuan tragis tersebut sontak membuat warga sekitar geger, terlebih setelah diketahui adanya secarik kertas berisi pesan menyayat hati yang menyertai bungkusan tersebut.

Kapolres Sambas, Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Sadoko menyampaikan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu menerima laporan, personel Pamapta bersama piket fungsi dan Unit Identifikasi dari Polres Sambas segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta meminta keterangan dari saksi-saksi,” ujarnya.

Kronologi Penemuan

Kejadian bermula sekitar pukul 05.40 WIB saat seorang warga berinisial J. hendak menuju masjid untuk mempersiapkan salat Subuh. Saat tiba di pintu masjid, ia melihat sebuah bungkusan plastik berwarna hitam yang terikat rapat.

Merasa curiga, ia kemudian mendekat dan menemukan secarik kertas yang tertempel pada bungkusan tersebut. Dalam tulisan tersebut tertera pesan, “Tolong dimakamkan anakku Syalwa!!!”.

J. lalu memanggil jamaah lainnya. Bersama-sama mereka membuka bungkusan tersebut dan mendapati seorang bayi perempuan yang diduga telah meninggal dunia.
Warga yang terkejut kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada kepala dusun setempat, yang selanjutnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Penanganan Polisi

Petugas dari Polres Sambas langsung mengevakuasi jenazah bayi ke RSUD Sambas untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga saat ini, Satreskrim masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta motif di balik peristiwa tersebut.
“Kami masih mendalami kasus ini. Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor melalui call center Polri 110 atau datang langsung ke kantor polisi terdekat,” tambah Kasi Humas.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi masyarakat setempat. Warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik kejadian tragis tersebut.
Sumber: Humas Polres Sambas

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.