Penyuluhan Karhutla Mabes TNI di Desa Lonam, Rahmadi: Kesadaran Masyarakat Jadi Kunci

oleh -85 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sambas, Rahmadi,S.E,.

banner 336x280

Apresiasi tersebut disampaikan Rahmadi saat Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI menggelar kegiatan penyuluhan bersama masyarakat di saung miliknya di Desa Lonam, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Senin (14/9/2026).

Rahmadi menilai kegiatan penyuluhan tersebut sangat penting sebagai langkah preventif untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla.

Menurutnya, pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat dan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan dari Tim Karhutla Mabes TNI. Edukasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” ujar Rahmadi.

Ia berharap masyarakat semakin memahami bahwa pembakaran lahan secara sembarangan dapat menimbulkan dampak luas, baik terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat maupun aktivitas sosial dan ekonomi.

Rahmadi juga mengajak masyarakat Desa Lonam dan Kecamatan Pemangkat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering yang dapat memperbesar risiko terjadinya Karhutla.

“Mari kita jaga lingkungan bersama. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Kalau ada potensi kebakaran, segera laporkan agar bisa ditangani sedini mungkin,” katanya.

Sinergi Jadi Kunci Pencegahan Karhutla

Lebih lanjut, Rahmadi menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa dan masyarakat dalam melakukan pencegahan serta penanganan Karhutla.

Menurutnya, penyuluhan yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat memiliki nilai penting karena pesan pencegahan dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah dipahami.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong tumbuhnya kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada kita harus menangani kebakaran yang sudah meluas. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menekan Karhutla,” pungkasnya.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Selain penyampaian materi mengenai pencegahan Karhutla, kegiatan juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara aparat, pemerintah serta masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Jurnalis: Mulyono

Editor: Wardi

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.