Penyidikan Kapal Meledak dan terbakar di Sungai Pawan Dinilai Tertutup, IWO Ketapang: Ada dugaan Indikasi Main Mata

oleh -170 Dilihat
oleh
banner 468x60

Ketapang — CektaIndonesia.com

banner 336x280

Proses penyidikan Polres Ketapang terkait kapal meledak dan terbakar di Sungai Pawan yang menewaskan dua orang dinilai berjalan tidak transparan. Sikap bungkam aparat dalam membuka hasil penyelidikan memicu kecurigaan publik.

Ikatan Wartawan Online Indonesia IWO I DPD Kabupaten Ketapang menyoroti lambannya keterbukaan informasi dalam kasus ini. Menurut Mustakim selaku Ketua IWO I DPD Kabupaten Ketapang, sikap tertutup pihak kepolisian saat dikonfirmasi wartawan menimbulkan tanda tanya besar.

“Ini bukan kasus biasa. Ada korban jiwa, tapi penyidikannya terkesan ditutup-tutupi. Ketika wartawan mau konfirmasi, yang ada hanya diam dan menghindar. Publik jadi bertanya-tanya, ada apa di balik ini? Dugaan main mata sangat wajar muncul,” tegas Mustakim.

Insiden kapal meledak dan terbakar terjadi di perairan Sungai Pawan. Kapal yang diduga membawa muatan bermasalah itu terbakar hebat hingga menewaskan dua awak kapal. Hingga kini, belum ada rilis resmi terkait penyebab kebakaran, status kapal, maupun penetapan tersangka.

Mustakim menilai, keterbukaan informasi adalah kewajiban aparat penegak hukum, apalagi dalam kasus yang menyangkut nyawa manusia. “Kalau tidak ada yang disembunyikan, buka saja. Jangan sampai masyarakat menilai hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas,” ujarnya.

Sungai Pawan sendiri dikenal sebagai jalur padat aktivitas kapal yang berkaitan dengan kawasan industri di Pulau Penebang. Dugaan keterkaitan antara insiden ini dengan aktivitas ilegal di kawasan tersebut semakin memperkuat desakan agar penyidikan dibuka secara terang benderang.

mustakim mendesak Polres Ketapang untuk segera membuka hasil penyidikan awal kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi liar dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum

EGA SAFITRI

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.