Sambas-CektaIndonesia.com
Menyusul viralnya pemberitaan mengenai kualitas proyek rabat beton di Desa Sungai Nilam, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Sambas memberikan klarifikasi resmi untuk meluruskan informasi yang beredar di publik.(12/12/2025)
Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perkim LH Sambas, Darma, menegaskan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti aduan dan sorotan masyarakat dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi bersama konsultan perencana, pengawas lapangan, serta tim teknis dari dinas.
Darma menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan di lapangan memang menemukan beberapa titik yang kualitasnya perlu diperbaiki. Kerusakan tersebut terlihat di antaranya karena bekas ban mobil yang melintas sebelum beton benar-benar kering, sehingga permukaan mengalami cacat dan tidak rata.
“Bagian mana saja yang kurang bagus kualitasnya sudah kami perintahkan untuk dibongkar dan dicor ulang. Selain itu, ada beberapa titik yang wajib ditambah panjang sesuai kebutuhan teknis,” jelas Darma.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa proyek tersebut belum selesai, dan sesuai perencanaan, konstruksi rabat beton itu masih akan dilapisi aspal pada tahap akhir. Karena pekerjaan belum mencapai tahap final, maka proyek tersebut belum dilakukan Provisional Hand Over (PHO) dan belum ada pembayaran kepada kontraktor.
Darma meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terburu-buru menilai sebelum pekerjaan selesai sepenuhnya.
“Pekerjaan masih berjalan. Kami pastikan kualitasnya harus sesuai spesifikasi teknis. Seluruh kekurangan telah kami minta untuk diperbaiki,” ujarnya.
Klarifikasi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah responsif terhadap laporan warga dan menekankan pentingnya mutu pekerjaan, terutama proyek yang bersumber dari APBD.
Dengan adanya pengawasan dan tindakan korektif tersebut, proyek rabat beton di Desa Sungai Nilam diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat ketika penyelesaiannya tuntas.
Red.










