Jembatan Bantanan 1 Ditumbuhi Semak, Akses Penghubung Dua Kecamatan Kurang Nyaman Dilalui

oleh -3069 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-Cektaindonesia.com     

Kondisi Jembatan Bantanan 1 yang menjadi penghubung antara Desa Mekar Sekuntum, Kecamatan Teluk Keramat dan Desa Tri Kembang, Kecamatan Galing, kini Kabupaten  Sambasmemprihatinkan. Di sepanjang sisi jembatan terlihat semak belukar dan rumput liar tumbuh cukup lebat hingga mendekati badan jalan.(07/02/2026)

banner 336x280

Berdasarkan pantauan di lapangan, tanaman liar tersebut membuat area sekitar jembatan terkesan kurang terawat. Selain mengganggu estetika, semak yang menjulang di sisi kiri dan kanan berpotensi mengurangi jarak pandang pengendara, terutama bagi pengendara sepeda motor yang kerap melintas setiap hari.

Jembatan rangka baja ini merupakan jalur vital bagi aktivitas warga dua desa, baik untuk keperluan bekerja, sekolah, maupun distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok. Meski badan jalan jembatan masih tampak dalam kondisi baik dan beraspal mulus, keberadaan semak belukar di pintu masuk hingga sisi jembatan dinilai bisa menimbulkan risiko keselamatan jika dibiarkan terus tumbuh.

Sejumlah warga berharap adanya perhatian dari instansi terkait agar dilakukan pembersihan rutin di sekitar jembatan. Mereka menilai perawatan lingkungan jembatan sama pentingnya dengan perawatan konstruksi, demi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Jembatan ini akses utama kami. Kalau semaknya makin lebat, takutnya nanti mengganggu pengendara atau jadi tempat hewan liar,” ujar salah satu warga yang melintas.

Warga berharap pemerintah desa maupun dinas terkait dapat segera melakukan penertiban dan pembersihan area Jembatan Bantanan 1 agar fungsinya sebagai penghubung antarwilayah tetap optimal dan aman dilalui.

Penulis: April Ryan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.