Dua Pengendara Tewas Diduga Tabrak Material Proyek Siluman di Mentebah  Tak Ada Rambu dan Lampu Penerangan

oleh -5775 Dilihat
oleh
banner 468x60

Kapuas Hulu-CektaIndonesia.com.   

Insiden kecelakaan maut kembali mengguncang warga Nanga Mentebah, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Dua pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah menabrak tumpukan material proyek box culvert di sebelah badan jalan pada malam hari, di lokasi yang tidak dilengkapi rambu-rambu pengaman maupun lampu penerangan.

banner 336x280

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi saat kondisi jalan gelap dan jarak pandang terbatas. Tumpukan material proyek yang berada di dekat badan jalan tidak diberi tanda peringatan apa pun, sehingga tidak terlihat oleh pengendara yang melintas. Akibat benturan keras, kedua korban mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia.

Pada 9 Desember 2025, awak media melakukan investigasi langsung ke lokasi kejadian. Hasil pantauan di lapangan menunjukkan tidak ditemukan papan plang informasi proyek, baik yang memuat sumber anggaran, nilai proyek, waktu pelaksanaan, maupun pelaksana kegiatan. Selain itu, material yang diduga menjadi penyebab kecelakaan telah dipindahkan ke luar badan jalan, diduga setelah insiden terjadi.

Sejumlah warga menilai pemindahan material tersebut justru menimbulkan pertanyaan besar. “Setelah ada korban meninggal, baru material dipindahkan. Sebelumnya dibiarkan tanpa rambu dan tanpa lampu,” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.

Kondisi ini memperkuat dugaan bahwa proyek pembangunan box culvert tersebut tidak memenuhi standar keselamatan kerja dan keselamatan lalu lintas, sekaligus menguatkan asumsi publik mengenai dugaan proyek siluman.

Atas peristiwa tragis ini, masyarakat menuntut pihak pelaksana proyek untuk bertanggung jawab penuh atas hilangnya dua nyawa akibat kelalaian tersebut. Warga juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) agar segera menyelidiki insiden ini secara transparan dan menyeluruh, termasuk menelusuri legalitas proyek, penanggung jawab pekerjaan, serta dugaan pelanggaran prosedur keselamatan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi teknis terkait. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi demi keberimbangan informasi serta kepentingan keselamatan publik.

Red/Tim

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.