Landak-CektaIndonesia. com
“Jarak dari lokasi penemuan anak, kurang lebih 20 meter, ditemukan ibunya dengan kondisi yang sama,” terang Kuswiyanto, Sabtu (8/8/2026).
Lokasi penemuan jas4d korban berjarak sekitar 50 meter dari sebuah pondok. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau visum luar, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korb4n.
“Kemudian ada bekas jeratan di leher keduanya,” jelasnya.
Dugaan motif perampokan menguat karena saat kejadian korban Asniwati diketahui membawa uang tunai sekitar Rp135 juta dan perhiasan emas sebanyak 30 gram.
“Saat jasad ditemukan, uang beserta emas tersebut sudah tidak ada,” tambahnya.
Saat ini Satreskrim Polres Landak terus bergerak mengumpulkan bukti-bukti dan memburu pelaku yang menghabisi kedua korb4n.
“Mudah-mudahan kita bisa segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” harap Kuswiyanto.
Sebelumnya, Kepala Desa Angkanyar, Anton, mengonfirmasi Asniwati dan anaknya merupakan warga Dusun Reo Behe. Peristiwa tr4gis ini kontan membuat geger warga sekampung.
“Ini kejadian tersadis di Angkanyar,” ucap Anton.
Ia pun mengimbau seluruh pihak menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian, dan pelaku segera ditangkap.
Editor : Asromy







