Disdikbud Sambas Gerak Cepat Tinjau SDN 10 Semayang, Ketua Komisi IV DPRD dari Fraksi PDIP Apresiasi Upaya Revitalisasi 2027

oleh -34 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sambas bergerak cepat menindaklanjuti viralnya pemberitaan sejumlah media online dan unggahan warganet di Facebook terkait kondisi bangunan SDN 10 Semayang, Dusun Semayang, Desa Sepadu, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas, yang memprihatinkan.

banner 336x280

Sebagai tindak lanjut, pada Kamis (15/10/2026), tim Disdikbud Sambas melalui Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Kasi Sapras), Ferri Suyitno, S.Pd., bersama konsultan turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi bangunan sekolah yang dinilai membutuhkan perbaikan dan renovasi menyeluruh.

Kedatangan rombongan Disdikbud Sambas disambut oleh kepala sekolah SDN 10 Semayang bersama para guru. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah sekaligus menjadi bahan pertimbangan dalam upaya pengajuan program pembangunan atau revitalisasi.

Sebelumnya, pada Selasa (13/10/2026), awak media CektaIndonesia.com bersama anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan, Mardani, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, mengunjungi sekolah tersebut.

Dalam kunjungan itu, mereka melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan perhatian serius. Perbaikan dinilai penting agar siswa dan guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam lingkungan yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Disdikbud Sambas Siapkan Langkah Pengajuan Revitalisasi

Kepala Disdikbud Kabupaten Sambas, Arsyad, S.Pd., M.M., melalui Kasi Sapras, Ferri Suyitno, S.Pd., sebelumnya menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu menyiapkan administrasi yang diperlukan untuk pengajuan pembangunan atau revitalisasi SDN 10 Semayang.

Hal tersebut disampaikan Ferri kepada awak media pada Rabu (14/10/2026), saat ditemui di lobi Hotel Pantura, di sela-sela kegiatan bimbingan teknis (bimtek) Disdikbud Sambas.

Ferri menjelaskan, proses pengajuan program revitalisasi harus didukung data yang benar dan sesuai dengan kondisi nyata sekolah. Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian adalah Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang disusun dan diperbarui oleh operator sekolah.

Menurut penjelasannya, SDN 10 Semayang belum mendapatkan program revitalisasi pada tahun 2026 karena data Dapodik yang tersedia belum memenuhi persyaratan program.

Oleh karena itu, Disdikbud Sambas akan melakukan pendampingan terhadap operator sekolah agar data Dapodik diperbaiki dan diperbarui sesuai kondisi bangunan serta kebutuhan sarana dan prasarana di lapangan.

Dengan pembaruan data tersebut, seluruh kerusakan bangunan dan kebutuhan sekolah diharapkan dapat tercatat dengan baik sehingga menjadi bahan pengajuan kepada pemerintah pusat.

Ferri juga menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan agar SDN 10 Semayang dapat memperoleh program revitalisasi pada tahun 2027.

Meski demikian, realisasi program tersebut tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan, proses pengajuan, ketersediaan program, serta keputusan pihak berwenang.

Ketua Komisi IV DPRD Sambas Apresiasi Respons Disdikbud

Sementara itu, Mardani, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan, mengapresiasi langkah Disdikbud Sambas yang telah menurunkan tim untuk meninjau langsung kondisi SDN 10 Semayang pada Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, peninjauan tersebut merupakan langkah positif dalam menindaklanjuti persoalan kondisi bangunan sekolah yang sebelumnya menjadi perhatian media dan masyarakat melalui media sosial.

Mardani berharap langkah yang telah dilakukan Disdikbud Sambas dapat dilanjutkan dengan proses administrasi dan pengajuan yang terarah, sehingga kebutuhan perbaikan SDN 10 Semayang benar-benar mendapatkan perhatian dalam perencanaan program pembangunan pendidikan.

Ia juga berharap koordinasi antara pihak sekolah, operator Dapodik, Disdikbud Sambas, dan pihak terkait dapat berjalan dengan baik agar seluruh kebutuhan sekolah terdata secara akurat.

Dengan demikian, upaya memperjuangkan program revitalisasi pada 2027 dapat dilakukan berdasarkan data dan kondisi nyata di lapangan.

Masyarakat Berharap Perbaikan Segera Terwujud

Kondisi SDN 10 Semayang yang menjadi perhatian publik menunjukkan pentingnya pendataan dan pemeliharaan sarana pendidikan secara berkelanjutan. Bangunan sekolah yang layak merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang proses belajar mengajar bagi siswa dan guru.

Respons Disdikbud Sambas di bawah kepemimpinan Kepala Disdikbud, Arsyad, S.Pd., M.M., melalui peninjauan yang dilakukan Kasi Sapras Ferri Suyitno, S.Pd., bersama konsultan, diharapkan menjadi langkah awal bagi penanganan kebutuhan sekolah tersebut.

Masyarakat pun berharap agar perhatian yang muncul setelah pemberitaan media online dan unggahan warganet di Facebook tidak berhenti pada peninjauan lapangan semata, tetapi berlanjut pada langkah konkret sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Harapan besarnya, SDN 10 Semayang dapat memperoleh kesempatan mengikuti program revitalisasi pada 2027 sehingga para siswa dapat belajar di lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, dan layak.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.