Sambas-CektaIndonesia.com
Dikutip dari IndonesiaReports.com dalam rilis berita tertanggal 22 Oktober 2025 menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia terus memperkuat mekanisme pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)—program strategis yang diklaim menjadi pilar utama dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hari ini, Badan Gizi Nasional (BGN) dan Badan Intelijen Negara (BIN) menetapkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sinergi Penguatan Pengawasan Program MBG, sebagai langkah konkret menjawab kompleksitas pelaksanaan program tersebut demi hasil yang efektif, aman, dan akuntabel,Kamis (29/01/2026)
Kolaborasi dua lembaga ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan keberlanjutan program yang menjadi salah satu prioritas nasional di bidang SDM dan selaras dengan arah kebijakan RPJMN 2025–2029 serta mendukung pencapaian empat indikator utama Sustainable Development Goals (SDGs).
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola BGN, Tigor Pangaribuan, menegaskan bahwa kerja sama dengan BIN bukan sekadar formalitas administratif. “Ini adalah langkah nyata membangun sistem pengawasan terpadu yang mampu menjawab tantangan di lapangan,” ujar Tigor. Menurutnya sifat multi sektor dan kompleksitas program MBG,mulai dari aspek distribusi, tata kelola hingga keamanan pangan yang menuntut sinergi yang kuat antarinstansi.
Tigor menambahkan bahwa peran BIN sebagai mitra strategis intelijen penting untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan berjalan sesuai koridor hukum dan standar keamanan. “Dengan BIN, BGN kini memiliki barisan pertahanan yang solid untuk menjaga keberlangsungan MBG,” imbuhnya dalam rilis tersebut.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup pembentukan sistem Integrasi Pengawasan Pelaksanaan MBG, yang menghubungkan jaringan intelijen dan pengawasan dari pusat hingga tingkat daerah. Model ini dirancang untuk memitigasi berbagai risiko di lapangan,termasuk potensi penyimpangan dana, kasus keracunan makanan, atau pelanggaran hukum di tingkat pelaksana.
Dengan mekanisme baru ini, BGN dan BIN berkomitmen memastikan distribusi makanan bergizi terlaksana secara aman, transparan, dan tepat sasaran. Kolaborasi ini dianggap menjadi tonggak baru dalam penguatan sistem ketahanan gizi nasional dan pengawasan lintas lembaga di Indonesia.
Penulis Rizalfarizal







