Sekadau-CektaIndonesia, com
Kondisi memprihatinkan terjadi di Jalan Provinsi penghubung Kabupaten Sanggau – Sekadau. Jalan yang belum lama dikerjakan tersebut kembali rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.
Pantauan Tim di lapangan pada *Minggu, 05 Oktober 2026 pukul 06:30 WIB* di *Jl. Lintas Kalimantan Poros Tengah, Desa Sungai Kunyit, Kec. Sekadau Hilir, Kab. Sekadau, Kalbar,* terlihat sekitar 500 meter jalan bergelombang di tengah, tepi kanan dan tepi kiri retak-retak menganga sangat parah.
Garis marka kuning di tengah jalan sudah tidak teratur lagi akibat aspal yang pecah dan amblas bergelombang. Jika dibiarkan, kerusakan akan bertambah parah.
Yang sangat disayangkan, di lokasi jalan rusak parah tersebut *tidak ada rambu-rambu peringatan sama sekali*. Tidak ada tanda “Hati-hati Jalan Bergelombang / Jalan Rusak”. Ditambah lagi tidak ada lampu penerangan jalan (PJU), sehingga sangat berbahaya jika melintas pada malam hari.
“Padahal belum lama jalan ini dikerjakan, rusak lagi, rusak lagi. Sekitar 500 meter bergelombang di tengah, kanan kiri memprihatinkan. Kalau jalan sudah parah begini harusnya ada rambu peringatan. Yang dikhawatirkan malam hari, lampu penerangan jalan tidak ada,” ujar warga kepada redaksi.
Warga meminta Gubernur Kalbar dan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Barat segera turun tangan melakukan perbaikan total, bukan sekadar tambal sulam, serta memasang rambu peringatan dan lampu penerangan jalan.
Hingga berita ini diterbitkan, kondisi jalan masih bergelombang dan retak tanpa ada perbaikan.
Tim/Red







