Sambas-CektaIndonesia.com
Sebuah tiang listrik milik PLN terpantau dalam kondisi condong dan miring ke arah jalan raya di jalur utama yang menghubungkan Tugu Garuda menuju Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, tepatnya di Kilometer (KM) 4. Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan yang setiap hari melintasi ruas tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tiang beton penyangga jaringan listrik tampak miring dengan kemiringan yang cukup signifikan. Posisi tiang yang mengarah ke bahu jalan menimbulkan kekhawatiran, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga kendaraan menuju kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Sejumlah warga yang melintas berharap kondisi tersebut segera mendapat perhatian dari pihak PLN sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar.
“Kondisinya sangat mengkhawatirkan. Kalau dibiarkan terus, selain bisa memutus aliran listrik, ini taruhannya nyawa pengguna jalan yang lewat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain berpotensi mengganggu pasokan listrik apabila roboh, posisi tiang yang miring juga dinilai dapat mengancam keselamatan pengguna jalan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang yang dapat memperbesar risiko tiang tumbang.
Masyarakat berharap PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) setempat segera melakukan pengecekan teknis di lapangan dan mengambil langkah penanganan secepatnya, baik dengan memperkuat pondasi maupun mengganti tiang apabila diperlukan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak PLN terkait penyebab kemiringan tiang tersebut maupun rencana perbaikannya.
Pengguna jalan diimbau untuk tetap waspada dan meningkatkan kehati-hatian saat melintasi jalur Tugu Garuda–Sajingan KM 4, terutama pada malam hari maupun ketika kondisi cuaca kurang bersahabat.
Redaksi CektaIndonesia.com akan berupaya mengonfirmasi pihak PLN untuk memperoleh penjelasan resmi mengenai kondisi tiang listrik tersebut dan langkah penanganan yang akan dilakukan.
Jurnalis: Hermanto









