Arogansi Oknum Pelangsir di SPBU Pemangkat: Ditegur karena Bikin Macet, Pengguna Jalan Berinisial SH Dianiaya

oleh -87 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas-CektaIndonesia.com

Praktik pengisian bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.791.05 Pemangkat—atau yang kerap dikenal sebagai kawasan “Kampung Minyak”, Kabupaten Sambas—kembali menuai sorotan tajam publik. Aktivitas para pelangsir yang memicu kemacetan parah kian meresahkan dan kini berujung pada tindakan kekerasan fisik secara terbuka.

banner 336x280

​Seorang pengguna jalan berinisial SH menjadi korban keberingasan dan arogansi oknum pelangsir saat melintas di kawasan Jalan Pembangunan Pemangkat pada Rabu (26/8/2026) sekira pukul 10.50 WIB.

​Peristiwa bermula ketika SH berkendara dari arah Pemangkat menuju Kota Sambas. Setibanya di titik lokasi SPBU Pemangkat, laju kendaraan korban terhambat total akibat kemacetan lalu lintas yang ditimbulkan oleh aktivitas para pelangsir. Kendaraan mereka sengaja memakan badan jalan umum demi kepentingan kelompok semata.

​Berdasarkan keterangan langsung dari korban, niatnya berhenti murni didorong oleh kepedulian terhadap ketertiban umum dan hak pengendara lain. SH lantas menegur para pelangsir agar tidak semena-mena menutup akses jalan. Alih-alih bersikap kooperatif, oknum pelangsir tersebut justru menunjukkan sikap arogan dan premanisme. Tanpa alasan yang dapat dibenarkan, pelaku melampiaskan emosinya dengan melakukan pemukulan secara langsung terhadap SH di lokasi kejadian.

Fakta Insiden & Lokasi

  • Titik SPBU: SPBU 64.791.05, Jl. Pembangunan Pemangkat, Kab. Sambas, Kalimantan Barat.
  • Waktu Kejadian: Rabu, 26 Agustus 2026, Pukul 10.50 WIB.
  • Korban: SH (Pengguna Jalan / Warga Setempat).
  • Bentuk Pelanggaran: Penganiayaan / Main Hakim Sendiri & Gangguan Ketertiban Umum.

​Redaksi menegaskan bahwa insiden penganiayaan ini murni terjadi secara spontan akibat arogansi pelaku saat ditegur, tanpa adanya aktivitas perekaman video maupun pengambilan gambar oleh korban di tempat kejadian. Hal ini sekaligus menepis segala bentuk upaya pengalihan isu yang sering dimainkan pihak-pihak tertentu untuk lepas dari jerat hukum.

Desakan Tindakan Tegas Aparat Penegak Hukum

​Tindakan premanisme di ruang publik ini memicu kecaman keras masyarakat. Publik dan warga Kabupaten Sambas mendesak pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Pemangkat serta jajaran Polres Sambas untuk segera mengambil langkah hukum yang tegas, terukur, dan transparan terhadap pelaku pemukulan.

​Pembiaran terhadap aksi arogan para pelangsir di SPBU Pemangkat dikhawatirkan akan terus mengancam keselamatan warga sipil, merusak tatanan sosial, serta mencederai marwah penegakan hukum di Kabupaten Sambas. Hukum tidak boleh kalah di hadapan para pelaku premanisme berkedok pelangsir BBM.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.