Aksi Menegangkan Pria Diduga ODGJ Ngamuk Bawa Parang di Makrampai, Diamankan Polsek Tebas dan Warga

oleh -120 Dilihat
oleh
banner 468x60

​Sambas-CektaIndonesia.com

Suasana di Jalan Raya Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, mendadak mencekam. Warga setempat dibuat ketakutan setelah seorang pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) berjalan di area publik sambil menenteng senjata tajam jenis parang, Kamis 18 Juni 2026

banner 336x280

​Aksi nekat pria tersebut sempat terekam dan memicu kepanikan luar biasa bagi pengguna jalan dan warga sekitar yang menyaksikannya.

​Kronologi Kejadian: Berbincang Normal Tapi Merusak

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pria tersebut tampak mengalami depresi berat. Menariknya, saat diajak berkomunikasi oleh beberapa warga yang mencoba menenangkannya, pria ini sebenarnya merespons dengan sangat baik dan sopan, seolah tidak terjadi apa-apa.

​Namun, situasi menjadi sangat kontras dan berbahaya karena tangan pria tersebut tetap menggenggam erat sebilah parang. Diduga akibat emosinya yang tidak stabil, pria tersebut sempat mengamuk dan melakukan aksi perusakan:

​Menyasar Kendaraan: Sebuah mobil yang sedang melintas sempat menjadi sasaran amukannya.

​Merusak Fasilitas Jalan: Sejumlah barang milik warga di tepi jalan berantakan akibat ulah pria tersebut.

​Diamankan Polsek Tebas dan Warga

​Melihat situasi yang semakin membahayakan keselamatan umum, warga sekitar langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Aparat dari Polsek Tebas bersama dengan warga setempat bergerak cepat dan dengan sigap langsung mengepung serta mengamankan pria tersebut.

​Berkat aksi cepat petugas Polsek Tebas dan keberanian warga, senjata tajam berhasil disita tanpa menimbulkan korban jiwa, sehingga situasi di lokasi kejadian dapat segera diredam.

​Identitas Pelaku dan Kendala Biaya Keluarga

​Setelah berhasil diamankan, identitas pria tersebut akhirnya terungkap.

​Data Terkini Pelaku:

​Asal Daerah: Desa Sepinggan Jirak, Kecamatan Semparuk.

​Status Medis: Diketahui merupakan pasien dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bodok, Singkawang.

​Pihak keluarga mengonfirmasi bahwa pria tersebut memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Namun, faktor ekonomi menjadi kendala utama. Keluarga yang berasal dari kalangan tidak mampu mengaku kesulitan membiayai perawatan berkelanjutan di rumah sakit jiwa, sehingga terpaksa membawanya pulang hingga akhirnya gejala depresinya kambuh dan membahayakan warga sekitar.

​Saat ini, pria tersebut telah diamankan di Polsek Tebas sebelum dilakukan penanganan medis atau koordinasi lebih lanjut dengan dinas sosial dan pihak medis. Warga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah terkait bantuan pengobatan bagi pasien ODGJ dari keluarga kurang mampu agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.