Tambang Ilegal Diduga Kembali Marak Beroprasi, Aktivis Desak Polres Jeneponto Tutup serentak 

oleh -363 Dilihat
oleh
banner 468x60

Jeneponto-Cektaindonesia.com

Aktivitas Tambang Ilegal di jeneponto Kian Marak Terjadi. Masalah Tersebut Mendapat Sorotan Tajam Dari Aktivis Rachmat Hidayat S.H

Tambang Ilegal Di kabupaten Jeneponto Kerap Menjadi masalah Tiap Tahun ke tahun yang tidak Kunjung Memperoleh Kejelasan Hukum Dalam Penindakan Tegas Atas Kasus Ini

banner 336x280

Berdasarkan Hasil investigasi serta Informasi dari beberapa media pemberitaan Dan Keterangan Masyarakat Salah Satu titik Yg kembali beroprasi Ialah yang berlokasi di Desa sapanang, Ada Juga Di Pokobulo, Bontoramba.

Dan Masih banyak titik yang lain yang dengan Bebasnya Melakukan Aktivitas Tambang yang di duga kuat tidak Mengantongi Izin Resmi Dan Melanggaran Hukum Pencemaran Lingkungan Dan

Rahmat Hidayat Juga menyoroti Terkait Integritas Dan Profesionalisme Kepolisian Dalam Menuntaskan Kasus yang sering Menjadi Keluhan Masyarakat dan Protes Dari tahun Ke tahun

“Banyak Kasus Tambang Ilegal yang Mulanya Di tutup di Tutup Namun sewaktu Waktu Beroprasi Kembali ”

Hal Tersebut tentu menimbulkan Pertanyaan Besar Bagaimana Keseriusan Aparat Dalam Menindak tegas Pemilik Tambang yang diduga Ilegal.

“Ini Seakan Bentuk Pembangkan Kepada Aparat, Kepolisian Jangan mau Kalah Dengan Para Pelaku tambang yang di duga Ilegal.”

Rahmat Hidayat Mendesak Agar
Polres Jeneponto Betul betul Serius Dan Dapat segera Mungkin Memberikan Sanksi tegas Baik yang Kembali beroprasi Ataupun yang sementara Bergulir Kasusnya
Dan Proses Hukumnya di sampaikan Ke publi,

Guna memberikan kejelasan Kepada Masyarakat Jeneponto Atas komitmen kepolisan Dalam Menuntaskan Kasus Tambang Ilegal Di Wilayah Hukum Porles Jeneponto Tegasnya

Sumber Rahmat Hidayat

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.