2 Remaja Tewas Kecelakaan di Jembatan Suban Sekayam, Polisi Imbau Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan

oleh -93 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sanggau-CektaIndonesia.com

Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Malindo, tepatnya di kawasan Jembatan Suban, Dusun Paus, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan dua remaja meninggal dunia di lokasi kejadian.

banner 336x280

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda motor Yamaha Vixion warna merah tanpa nomor polisi yang dikendarai IS (36), warga Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, dengan sepeda motor Honda Revo X warna merah hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai HM (15), warga Dusun Bakai I, Desa Balai Karangan.

Saat kejadian, HM tidak berkendara seorang diri. Ia berboncengan dengan ARM (12), warga Dusun Entinuh, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam. Akibat benturan keras yang terjadi, HM dan ARM dilaporkan meninggal dunia, sementara IS mengalami luka ringan berupa nyeri pada kaki kanan serta lecet di bagian siku kanan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di atas Jembatan Suban yang merupakan salah satu jalur utama penghubung masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan Sekayam. Lokasi kejadian sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitar area jembatan setelah terdengar suara benturan keras.

Dari hasil keterangan sejumlah saksi di lapangan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai IS melaju dari arah Dusun Balai Karangan III menuju Dusun Paus. Saat tiba di dekat Jembatan Suban, IS berencana berbelok menuju lokasi pencucian kendaraan yang berada di sekitar jembatan tersebut.

Pada saat yang bersamaan, dari arah yang sama melaju sepeda motor Honda Revo X yang dikendarai HM dengan membonceng ARM. Kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan berusaha mendahului sepeda motor Yamaha Vixion yang berada di depannya.

Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat serta ruang manuver yang terbatas, pengendara Honda Revo X diduga tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Sepeda motor tersebut kemudian kehilangan keseimbangan dan menghantam pembatas Jembatan Suban dengan keras.

Benturan tersebut mengakibatkan ARM terpental ke bawah jembatan, sementara HM terlempar ke badan jalan. Kedua korban mengalami luka berat dan diduga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Piket Regu II Polsek Sekayam segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan evakuasi korban, pengamanan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lanjutan.

Petugas kemudian membawa para korban ke Puskesmas Balai Karangan untuk proses pemeriksaan medis. Selain itu, polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, serta mengedepankan kehati-hatian saat mendahului kendaraan lain,” ungkapnya.

Menurutnya, faktor keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab bersama. Pengendara harus memastikan setiap manuver dilakukan dengan memperhatikan jarak aman, kondisi jalan, dan situasi kendaraan lain agar potensi kecelakaan dapat diminimalisir.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja dalam penggunaan kendaraan bermotor.

Kapolsek Sekayam berharap peristiwa tragis yang terjadi di Jembatan Suban tersebut menjadi pelajaran berharga agar seluruh pengguna jalan semakin disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.