Waterboom Saing Rambi Sambas Kembali Menelan Korban, Anak Umur 7 Tahun Meninggal Dunia dalam Beberapa Bulan Terakhir

oleh -48 Dilihat
oleh
banner 468x60

​Sambas–CektaIndonesia.com

Kasus kecelakaan air di tempat wisata kembali terjadi dan memicu sorotan tajam masyarakat. Seorang anak perempuan berusia 7 tahun bernama Bella dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di Kolam Renang Waterboom yang berlokasi di Dusun Rambi, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Minggu (21/06/2026). Insiden tragis ini menjadi tamparan keras karena tercatat sebagai kejadian fatal di lokasi yang sama dalam beberapa bulan terakhir.

banner 336x280

​Peristiwa maut yang menimpa Bella terjadi di tengah suasana liburan sekitar pukul 13.00 WIB. Korban yang merupakan warga Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, diketahui sebagai alumni PAUD Tunas Baru Matang Putus Angkatan 2024.

​Kronologi kejadian bermula saat korban sedang asyik bermain seluncuran di area kolam renang khusus anak-anak. Namun, setelah selesai bermain di area tersebut, korban diduga berpindah ke area kolam renang dewasa tanpa sepengetahuan ibunya maupun anggota keluarga lain yang saat itu ikut mendampingi di tempat wisata.

Nahas, kolam renang dewasa tersebut memiliki kedalaman mencapai 143 sentimeter dengan tinggi konstruksi keseluruhan sekitar 201 sentimeter. Korban yang tidak dapat menjangkau dasar kolam akhirnya tenggelam. Setelah ditemukan, pihak pengelola bersama keluarga segera membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Elisabeth Sambas untuk mendapatkan penanganan medis darurat. Namun, setelah dilakukan tindakan medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.35 WIB.

Insiden Berulang di Lokasi yang Sama

​Tragedi yang menimpa Bella memperpanjang catatan kelam pengelolaan keselamatan di objek wisata air tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, hanya dalam kurun waktu beberapa bulan yang lalu, peristiwa serupa yang juga merenggut nyawa seorang anak dilaporkan telah terjadi di tempat yang sama. Dengan adanya kejadian hari ini, total sudah ada dua korban anak yang meninggal dunia akibat tenggelam di kompleks kolam renang ini.

​Kasus kecelakaan air berulang ini sudah ditangani secara serius oleh aparat kepolisian setempat. Petugas kepolisian telah turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga telah memasang garis kuning pembatas (police line) di sekeliling area kolam renang guna menghentikan operasional sementara dan melakukan investigasi mendalam terkait aspek standar keselamatan serta potensi kelalaian dari pihak pengelola.

​Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola kolam renang Waterboom Saing Rambi belum dapat terhubung atau dimintai konfirmasi resmi oleh media ini terkait tindak lanjut operasional dan tanggung jawab atas berulangnya kecelakaan maut tersebut.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.