Jelang Purna Tugas, Sekda Sambas Tegaskan: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Kekuasaan

oleh -3023 Dilihat
oleh
banner 468x60

Sambas–CektaIndonesia.com

Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sambas, Ir. H. Ferry Madaskar, M.Si., menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh setiap pejabat publik bukanlah sekadar simbol kekuasaan, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan spiritual.

banner 336x280

Penegasan tersebut disampaikannya dalam kegiatan penguatan nilai-nilai kebangsaan dan etika birokrasi yang diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) serta masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas,(29/03/2026).

Dalam arahannya, Ferry Madaskar mengingatkan bahwa esensi kepemimpinan sejatinya terletak pada manfaat yang dirasakan oleh masyarakat, bukan pada jabatan yang disandang.

“Kepemimpinan bukanlah tentang posisi yang kita duduki, melainkan tentang jejak manfaat yang kita tinggalkan di hati masyarakat. Jabatan adalah amanah, bukan kekuasaan yang bisa digunakan sesuka hati,” tegasnya.

Dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi disiplin dan integritas, ia juga menyoroti pentingnya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Menurutnya, birokrasi yang sehat adalah birokrasi yang mampu menghadirkan kepercayaan publik melalui keterbukaan serta pelayanan yang adil dan profesional.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut serta mengawal jalannya pembangunan. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan masyarakat yang kritis, namun tetap konstruktif dan mendukung aturan yang berlaku demi kepentingan bersama,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry Madaskar juga menitipkan pesan khusus kepada generasi muda Kabupaten Sambas. Ia menekankan pentingnya membangun karakter yang jujur dan berintegritas, sebagai pondasi utama dalam menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik semata, tetapi juga oleh kekuatan modal sosial berupa kepercayaan yang lahir dari kejujuran dan konsistensi.

“Sambas adalah rumah besar bagi nilai-nilai luhur. Mari kita jaga rumah ini dengan integritas tanpa kompromi. Hanya dengan kejujuran, kita bisa membawa Sambas menjadi daerah yang berkemajuan dan disegani,” pungkasnya.

Menjelang purna tugas yang tinggal menghitung hari, pesan yang disampaikan Sekda Sambas tersebut diharapkan menjadi warisan nilai bagi seluruh aparatur dan masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa integritas adalah fondasi utama dalam membangun daerah yang bermartabat dan berkelanjutan.

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.